Pencipta ‘Veep’ Armando Iannucci Siap Tulis Naskah ‘Paddington 4’

Direktur dan penulis Paul King telah merampungkan dua film yang hampir sempurna: Paddington (2014) dan sekuelnya Paddington 2 (2017). Kedua film ini tulus, penuh empati, dan dibangun dengan sangat apik. Paddington 2 bahkan sempat menjadi film dengan rating tertinggi sepanjang masa di Rotten Tomatoes, sampai satu ulasan negatif semuanya runtuh begitu saja. Namun, film ketiga, Paddington in Peru (2024), berganti tim kreatif; Dougal Wilson mengambil alih sebagai sutradara dan penulis skenario digantikan Mark Burton, Jon Foster, dan James Lamont. Sayangnya, mereka tak mampu menangkap kembali keajaiban dua film garapan King. Hasilnya? Film yang biasa saja—lumayan, sih, tapi jelas terasa ada penurusan kualitas.

Bukan tak mungkin itulah alasan Paddington 4 sekali lagi mengocok ulang formasi. Menurut Variety, StudioCanal telah menunjuk Armando Iannucci, pencipta Veep, bersama kolaborator lamanya Simon Blackwell, untuk menulis naskah sekuel kali ini. Kabarnya, Wilson tengah bergosip untuk kembali duduk di kursi sutradara.

Iannucci, yang dikenal lewat sindiran politiknya yang tajam—ia juga menciptakan In the Loop dan The Thick of It yang mirip-mirip mengolok-olok politik Inggris—mungkin bukan pilihan yang jelas untuk waralaba ini. Namun, jika ditilik lagi, tema utama dalam Paddington dan Paddington 2 menekankan pentingnya akhlak berbuat baik dan membantu sesama di saat genting; seharusnya ini bukanlah pernyataan politis yang ekstrem, namun ironisnya, memang seperti itulah situasinya kini. Paddington 2 bahkan punya tema tentang reformasi penjara—kedengaran konyol? Iya. Nyata? Tentu saja!

Melihat sejarah waralaba ini, Iannucci adalah solusi yang jitu untuk mengembalikan Paddington ke akarnya, apalagi setelah Paddington in Peru sedikit meleset dari apa yang membuat dua film pertamanya begitu istimewa. Paddington 4 masih dalam tahap pengembangan.

MEMBACA  Jonathan Hickman Berharap Bisa Menyelesaikan Cerita X-Men-nya

Tinggalkan komentar