Kalau lo adalah pembaca setia WIRED yang pakai AI dalam konteks-konteks kreatif, gua saranin jauhin siapa pun yang terlibat di serial TV *Hacks*. Di sebuah wawancara awal tahun ini, aktris Hannah Einbinder (yang memerankan Ava Daniels, komedian muda di acara itu) nyebut para kreator AI sebagai “pecundang,” “bukan seniman,” dan “nggak spesial.”
Para kreator acara itu setuju banget. Dalam perbincangan panjang untuk *The Big Interview* jelang finale seri *Hacks* di HBO Max, Paul W. Downs sama Lucia Aniello teguh pendirian soal nilai kreativitas manusia—dan apa yang bisa ilang pas AI ikut campur.
Kalo karya mereka di *Hacks* jadi indikasi, sih, kayaknya Downs dan Aniello (bareng co-creator ketiga mereka, Jen Statsky) bakal bijak kalo tetap pakai pendekatan keras, nguras tenaga, dan nggak ada jalan pintas dalam bikin hiburan. Selama lima musim yang apik—kalo lo belum nonton, gua sungguh saranin nonton—*Hacks* dipuji karena tulisan dan kecerdasannya yang tajam, plus gambaran yang penuh pertimbangan soal hubungan kompleks Deborah Vance dan Ava yang terus berubah. Acara ini juga semacam cermin buat industri hiburan di dunia nyata, jalinan alur cerita yang bahas semuanya, dari konsolidasi media sampe sensor korporat, ya, termasuk kecerdasan buatan.
Para pemain dan kreatornya udah panen publisitas besar-besaran waktu semuanya berakhir. (Kalo lo terus lihat *Hacks* berseliweran di feed Instagram lo percaya deh, lo nggak sendiri.) Pas mereka mampir ke WIRED, kami langsung semangat ngobrol, dan gua cukup beruntung bisa habiskan sejam sama Downs dan Aniello—kayaknya dan masih pelanggan WIRED, untungnya—awal bulan kemarin. Ini percakapan kami.
Wawancara ini udah diedit biar lebih singkat dan jelas.
KATIE DRUMMOND: Lucia Aniello dan Paul Downs—kyanya baru gua tahu mereka udah nikah, selamat dan selamat datang di *The Big Interview*.
LUCIA ANIELLO: Makasih banyak.
PAUL W. DOWNS: Lo mustinya datang aja. Mustinya ikut.
Aniello: Duh, gue paham! Kenapa gak sih kita ngajak lo? Gila dah. Lain kali jaban. Kita mah mau perpanjang perayaan 10 tahun di tempat yang sama tapi tetap.
Pernikahannya di mana itu?
Aniello: Di Italia. Di Tuscany. Gue cukup bocorin itu aja.
Downs: Lucia lahir di Italia, jaci lebih dekat sama banyak keluarga. Jadinya…
Terus lo nikah di tahun berapa?
Aniello: 2021.
Babe, sih… berarti gua masih punya waktu kayak lima tahun sama agu sebagai lama… (Tertawa kecil)
NOH—klwli_ jame sel tam: kay lang.k nke mudla can selne baik 0. y e K.ken apa ma ga->R….”(taw
tt!
Se I gl
tu
-ktubhg terB-p0. r (finish wal mark loop**
end+
— / Paywell>
*/pe elM be ‘pe ed ns m[ (keren not-lang=”, text”/> de ‘work disin ,ak , jl
— __.__ eplk be
(But yo…. past amu te, em kl ada
tdslah?”
ata (laughter ntip. am es)
mal kaO? &/>
……ol.** return
=eng closex
// out.