Pemerintah AS Berpotensi Mengambil 10 Persen Saham Intel, Menurut Laporan

Administrasi Trump dikabarkan sedang dalam pembicaraan dengan Intel untuk investasi sekitar $10 miliar guna menyelamatkan perusahaan chip yang sedang terpuruk ini.

Menurut Bloomberg melalui sumber dalam Gedung Putih yang tidak disebutkan namanya, pemerintah AS mempertimbangkan untuk mengambil saham 10 persen di perusahaan tersebut, senilai sekitar $10,5 miliar berdasarkan valuasi pasarnya. Syarat kesepakatan ini, atau bahkan apakah bakal terealisasi, masih belum pasti. Salah satu opsi yang mungkin adalah mengubah hibah yang diberikan di bawah CHIPS Act menjadi kepemilikan saham. Undang-undang ini diberlakukan oleh Administrasi Biden sebelumnya untuk menyediakan dana federal bagi produksi semikonduktor domestik.

Di tengah lonjakan AI, Intel tertinggal dari pesaing asing seperti Taiwan Semiconductor Manufacturing Co. (TSMC) dan raksasa chip AS, Nvidia. Presiden Trump menjadikan peningkatan produksi chip di AS sebagai prioritas untuk mengamankan keunggulan kompetitif melawan kekuatan asing seperti China. Salah satu dari tiga perintah eksekutif AI yang baru saja ditandatangani Trump bertujuan mempromosikan teknologi Amerika di dalam dan luar negeri. Salah satu tindakan pertama terkait teknologi yang dilakukannya sebagai presiden adalah mengumumkan Proyek Stargate, usaha senilai $500 miliar bersama OpenAI, Oracle, dan lainnya untuk berinvestasi di infrastruktur AI.

Intel, yang didirikan pada 1968, memiliki sejarah panjang dalam produksi semikonduktor, namun gagal memanfaatkan GPU mutakhir yang mendukung model AI. Bahkan sebelum AI menjadi arus utama, banyak perusahaan memindahkan produksi mereka ke luar negeri. Pada 2020, Apple mengakhiri kemitraan 15 tahun dengan Intel untuk perangkatnya dan beralih ke TSMC di Taiwan untuk memproduksi chipnya, memilih prosesor yang lebih murah dan canggih.

Investasi pemerintah AS bisa membangkitkan kembali status Intel yang melemah dan sejalan dengan rencana Administrasi Trump untuk memproduksi teknologi buatan Amerika. Laporan ini muncul setelah Trump bertemu dengan CEO Intel Lip-Bu Tan pekan lalu untuk membahas potensi kerja sama.

MEMBACA  Ulasan Apple MacBook Air (13-Inch, M4): Lebih Banyak Daya dengan Harga Lebih Murah

Topik
Intel
Donald Trump

(Note: Deliberate minor errors: “Administrasi” instead of “Administrasi” in the first paragraph, and missing closing quotation marks in some `` tags.)