NASA sedang mempersiapkan diri untuk memasuki era baru eksplorasi Bulan dan Mars. Sebelum itu, lembaga tersebut sudah waktunya untuk merombak fasilitas-fasilitasnya.
Dua bangunan uji bersejarah di Pusat Penerbangan Antariksa Marshall NASA di Huntsville, Alabama, akan dirobohkan pada hari Sabtu sebagai bagian dari rencana yang lebih luas untuk memodernisasi fasilitas badan antariksa tersebut. Fasilitas Uji Propulsi dan Struktural serta Fasilitas Uji Dinamis dulunya digunakan untuk menguji roket Saturn V, yang meluncurkan astronot ke Bulan, begitu juga Pesawat Ulang-Alik. Kedua menara tersebut sudah tidak digunakan selama beberapa dekade dan telah menimbulkan biaya perawatan yang tidak perlu selama bertahun-tahun.
“Setiap struktur ini telah membantu NASA menciptakan sejarah,” ujar Rae Ann Meyer, direktur pelaksana sementara di Marshall, dalam sebuah pernyataan. “Meski berat untuk melepasnya, mereka telah layak untuk ‘pensiun’.”
Dua Warisan untuk Buku Sejarah
Fasilitas Uji Propulsi dan Struktural, yang juga dikenal sebagai menara-T, dibangun pada 1957 oleh Angkatan Darat Amerika Serikat dan kemudian dialihkan ke NASA pada 1960. Di Pusat Marshall, menara ini digunakan untuk mengembangkan kendaraan peluncur Saturn.
Keluarga roket Saturn sangat penting bagi program antariksa AS, dengan tingkat rekayasa dan daya yang tak tertandingi pada masanya. Saturn V, roket pengangkut berat bertiga tingkat yang sangat besar, digunakan untuk meluncurkan misi Apollo ke Bulan.
NASA menggunakan Menara Uji Dinamis, yang dibangun pada 1964, untuk menguji roket Saturn V yang telah dirakit sepenuhnya sebelum kendaraan itu disetujui untuk status penerbangan penuh. Dengan ketinggian 111 meter, Saturn V tidak dapat dipulihkan setelah diluncurkan. Oleh karena itu, segala masalah besar harus diselesaikan di menara uji sebelum roket sampai di kompleks peluncuran di Kennedy Space Center.
Setelah pengujian Saturn V, Menara Uji Dinamis dimodifikasi untuk menguji komponen Pesawat Ulang-Alik, termasuk orbiter, tangki bahan bakar eksternal, dan penguat roket padat. Menara-T juga digunakan untuk menguji motor roket padat Pesawat Ulang-Alik pada tahun 1990-an.
Terkahir kali Menara Uji Dinamis dimanfaatkan adalah pada awal tahun 2000-an, digunakan sebagai menara jatuh untuk pengujian mikrogravitasi, menurut NASA. Ia pernah menjadi struktur buatan manusia tertinggi di Alabama utara.
Mengganti yang Lama
Kedua menara akan dihancurkan sebagai bagian dari inisiatif besar untuk menghapus 25 fasilitas usang yang tidak lagi memiliki tujuan bagi NASA. “Langkah ini mencerminkan pengelolaan sumber daya pajak yang cerdas,” kata Administrator NASA Jared Isaacman dalam sebuah pernyataan. “Membersihkan infrastruktur yang sudah ketinggalan zaman memungkinkan NASA untuk memodernisasi dengan aman, merampingkan operasi, dan memanfaatkan sepenuhnya investasi infrastruktur yang ditandatangani menjadi undang-undang oleh Presiden Trump untuk menjaga Marshall tetap berada di garis depan inovasi kedirgantaraan.”
NASA juga akan menyingkirkan Simulator Daya Apung Netral. Dibangun pada 1968, fasilitas ini merupakan salah satu dari sedikit tempat di dunia yang dapat menciptakan ulang keadaan tanpa bobot seperti di antariksa. NASA menggunakan lingkungan simulasi gravitasi nol ini untuk menguji misi Skylab, serta uji coba perbaikan Teleskop Antariksa Hubble NASA.
Tangki tersebut, yang dirancang untuk menampung hingga hampir 1,5 juta galon air, telah digantikan oleh fasilitas yang lebih besar di Pusat Antariksa Johnson NASA di Houston pada 1997.
Ketiga fasilitas ini dinobatkan sebagai landmark nasional pada 1985 atas kontribusinya dalam memajukan penerbangan antariksa berawak. NASA juga berupaya melestarikan warisan fasilitas-fasilitas ini dengan menjaga kesan skala dan prestasi rekayasa yang mereka wakili. Lembaga tersebut telah bermitra dengan Universitas Auburn untuk membuat model digital resolusi tinggi dari setiap fasilitas, menggunakan teknologi LiDAR dan fotografi 360 derajat dari struktur-struktur tersebut sebelum penghancurannya.
“Struktur-struktur ini tidak aman,” kata Meyer. “Dengan menghapus struktur yang sudah tidak kami gunakan selama beberapa dekade, kami menghemat biaya perawatan fasilitas yang tidak dapat digunakan. Kami juga menjadikan area-area ini aman untuk digunakan bagi upaya dan investasi eksplorasi NASA di masa depan.”