Pekerja Tewas di Starbase SpaceX Menjelang Peluncuran Starship V3

Di saat SpaceX bersiap untuk meluncurkan Starship V3 untuk pertama kalinya, Occupational Safety and Health Administration (OSHA) tengah menyelidi kematian seorang pekerja di kota perusahaan Starbase, di luar Brownsville, Texas.

OSHA mengonfirmasi investigasi tersebut pada Senin, demikian laporan San Antonio Express-News melaporkan. Dinas Pemadam Kebakaran Brownsville dikerahkan ke Starbase pukul 4.17 pagi waktu setempat pada hari Jumat, namun mereka menghentikan operasi tujuh menit kemudian setelah diberi tahu bahwa layanan medis darurat SpaceX telah menangani situasi, demikian dikatakan Kepala Pemadam Jarrett Sheldon kepada media terkait. Sheriff Cameron County, Manuel Treviño, dilaporkan mengatakan bahwa departemennya membantu dan OSHA kini mengambil alih penyelidikan.

Otoritas setempat belum mengungkap identitas korban atau memberikan detail insiden fatal tersebut, namun sumber yang mengetahui perkara ini mengatakan kepada Washington Post bahwa orang tersebut adalah seorang kontraktor yang membantu mengembangkan kompleks Starbase dan meninggal setelah terjatuh. Gambar serta video dari bangunan Gigabay, yang diambil melalui rekaman kamera langsung dan diunggah di X, menunjukkan lampu kilat kendaraan darurat sekitar pukul 4.17 pagi waktu setempat.

Gelisah tentang kematian seorang karyawan kontraktor di Starbase pada Jumat pagi lalu tampaknya benar adanya. Pukul 4.16 pagi, sekitar dua jam sebelum waktu yang diklaim, saya melihat ambulans dengan lampu darurat. Semua crane yang bekerja di Gigabay berhenti tidak lama sebelumnya… pic.twitter.com/h6X3Mh7wpT

— TheSpaceEngineer (@mcrs987) 17 Mei 2026

SpaceX tidak segera menanggapi permintaan komentar Gizmodo.

Keamanan yang Dipertanyakan di SpaceX

Ini bukanlah insiden kerja pertama yang terjadi di Starbase. Pada Januari, seorang kontraktor menggugat SpaceX atas dugaan kelalaian, mengaku tertimpa puing yang jatuh saat bekerja di dalam poros elevator di lokasi tersebut pada April 2024.

MEMBACA  Musk mengatakan SpaceX berencana meluncurkan sekitar lima Starships tanpa awak ke Mars dalam dua tahun mendatang Menurut Reuters

SpaceX juga telah digugat terkait insiden di fasilitas lain, termasuk lokasi manufaktur dan pengujian di Hawthorne, California, dan McGregor, Texas. Di Hawthorne, kecelakaaan saat pengujian tekanan mesin Raptor V2 pada Januari 2022 diduga menyebabkan seorang teknisi integrasi koma. Dua tahun kemudian, istrinya mengajukan gugatan kelalaian. Pekan lalu, seorang pengemudi truk tangki menuntut SpaceX setelah diduga “disiram metana cair” saat membongkar bahan bakar di situs McGregor pada Juni 2024.

Ini hanyalah sampel kecil dari banyak kecelakaan yg terjadi di fasilitas SpaceX. Investigasi Reuters pada 2023 mendokumentasikan setidaknya 600 cedera kerja yang sebelumnya tidak dilaporkan di perusahaan tersebut, termasuk patah anggota tubuh, amputasi, sengatan listrik, luka di kepala dan mata, serta satu kematian.

Menurut data OSHA 2024 yang ditinjau TechCrunch, pegawai lebih mungkin terluka di Starbase dibandingkan situs manufaktur perusahaan lainnya. Tahun itu, kota perusahaan mencatatkan angka cedera hampir enam kali lebih tinggi daripada rata-rata untuk fasilitas manufaktur kendaraan antariksa sejenis dan hampir tiga kali lebih tinggi dari manufaktur kedirgantaraan secara keseluruhan, kata TechCrunch.

Peluncuran Starship V3 Ditunda

Pekan lalu, SpaceX berencana meluncurkan Starship V3, iterasi terbaru dan tercanggih dari roket super beratnya, dari Starbase paling cepat pada Selasa. Pada hari Minggu, perusahaan itu menunda peluncuran ke Rabu, kemudian memundulkannya ke Kamis pada Rabu malam.

SpaceX belum memberikan penjelasan soal keterlambatan ini, sehingga tidak jelas apakah hal itu terkait dengan kematian pada hari Jumat. Apa pun itu, waktu dari insiden ini bisa sangat berdampak bagi SpaceX saat perusahaan menghadapi sorotan baru atas praktik keselamatannya menjelang peluncuran terpenting sejauh ini dan penawaran umum perdana (IPO) yang akbar.

MEMBACA  Petunjuk dan jawaban untuk Rintangan Hari Ini 27 April 2025

Tinggalkan komentar