Saya masih ingat pertama kalinya memesan paket masak. Saat itu pandemi COVID-19 sedang puncak-puncaknya, dan saya tinggal sendiri di apartemen pertama saya setelah pindah dari rumah nyaman yang dulu saya sewa bersama teman.
Pekerjaan saya di majalah lokal menjadi remote untuk sementara, dan restoran di sekitar mulai beralih ke model pesan-antar saja. Di saat seperti ini, saya melakukan hal yang biasa saya lakukan saat stres: mencari beberapa hobi baru yang membuat saya sibuk di rumah. Lalu saya putuskan, “Ya, sepertinya saya juga harus belajar masak.” Akhirnya, saya memesan kotak HelloFresh pertama saya.
Saya ingat membuat hidangan ayam dengan saus putih buatan sendiri, tapi saya mengeringkannya karena khawatir tidak matang sempurna. Namun, beberapa hari kemudian, saya berhasil membuat hidangan pasta ravioli isi yang sederhana dan menyelesaikan beberapa hidangan lezat lainnya. Saat itu, saya sangat senang tidak perlu ke toko bahan makanan (yang, jika Anda ingat, situasinya sangat kacau) dan paket itu menyediakan setiap bahan yang saya perlukan, mengingat lemari dapur saya hampir kosong.
Ditambah lagi, harga paket pengenalan waktu itu benar-benar tak terkalahkan. Saya memesan beberapa paket lagi sekitar waktu itu dan selalu menyimpan kartu resepnya kalau-kalau saya ingin memasak ulang hidangannya di masa depan. Meskipun saya pernah coba-coba masak dengan Crockpot dan Instant Pot sebelum mencoba HelloFresh, sebenarnya saya jarang masak.
Waktu itu, saya tinggal di kota yang cukup banyak tempat makan enak, jadi makan di luar selalu menggoda, tetapi saya merasakan kebanggaan tersendiri setelah berhasil memasak makan malam. Saya sesekali memesan paket masak lagi, tetapi tetap saja saya bukanlah seorang koki yang rutin. Hal itu berlangsung hingga tahun lalu.
Jangan lewatkan konten teknologi dan ulasan berbasis lab kami yang independen. Tambahkan CNET sebagai sumber pilihan di Google.
Menguji Paket Masak di CNET
Empanada daging sapi dari Marley Spoon ini seru dibuat dari nol dan merupakan pengalaman baru bagi saya.
Corin Cesaric/CNET
Lima tahun kemudian, kini saya menikmati pekerjaan mengulas paket masak untuk CNET. Seiring dengan menguji peralatan dapur dan mendalami segala hal terkait rumah, kesehatan, dan dapur, paket masak telah menjadi bagian besar dari pekerjaan saya, dan juga salah satu bagian yang paling menyenangkan.
Baca selengkapnya: Cara Kami Menguji Paket Masak di CNET
Saya masih membuat hidangan yang sangat mudah, cocok untuk pemula, tetapi saya juga menghabiskan lebih banyak waktu di dapur membuat empanada buatan sendiri, shepherd’s pie, salmon panggang, dan hidangan lezat lain yang layak difoto. Namun yang terbaik adalah, untuk pertama kalinya saya menemukan sukacita sejati dalam memasak, sesuatu yang saya rasa tidak akan saya temukan tanpa bantuan paket masak.
Paket Masak Memudahkan Proses Memasak
Hidangan satu wajan menghemat waktu berharga di malam hari.
Corin Cesaric/CNET
Jika Anda sedang belajar memasak, paket masak adalah tempat yang tepat untuk memulai. Petunjuk langkah demi langkah yang disertakan dilengkapi foto untuk memandu Anda melalui resep, bersama dengan setiap bahan yang Anda butuhkan.
Tips dan trik juga disertakan, seperti melapisi loyang panggang dengan aluminium foil agar mudah dibersihkan atau menambahkan bahan pedas secara perlahan ke dalam masakan.
Salah satu keunggulan terbaik adalah Anda dapat memilih makanan berdasarkan tingkat keterampilan. Jika Anda hanya ingin memulai dengan hidangan loyang atau pasta yang sederhana, Anda bisa. Lalu, ketika Anda siap naik level, hidangan yang lebih menantang menunggu Anda.
Tidak peduli jenis hidangan apa yang Anda coba, Anda akan mempelajari keterampilan memasak penting sepanjang prosesnya, seperti memotong dadu dan mencincang sayuran, memanggang daging, memberi garam pada air pasta, dan lain-lain.
Paket masak telah membuat aktivitas memasak terasa mudah dan terjangkau bagi seorang pemula yang dulu pemalu seperti saya, dan telah menginspirasi saya untuk lebih rutin menyalakan kompor, dengan atau tanpa bantuan paket masak.