OnePlus dan Oppo Akan Naikkan Harga Ponsel Cerdas Imbas Kenaikan Biaya Memori

Perusahaan pembuat ponsel cerdas asal Tiongkok, OnePlus dan Oppo, berencana menaikkan harga beberapa model yang telah beredar mulai pekan depan. Hal ini berdasarkan laporan 9to5Google yang mengutip GizmoChina serta pemberitahuan yang dipasang di toko daring Oppo di Tiongkok.

Dalam pemberitahuannya, Oppo menyatakan akan menyesuaikan harga setelah mengevaluasi kenaikan biaya untuk beberapa komponen kunci dalam ponselnya. Perubahan ini diperkirakan berlaku sekitar 16 Maret dan akan mempengaruhi sejumlah ponsel Oppo yang lebih terjangkau, beserta beberapa model OnePlus.

Perangkat *flagship* — seperti dalam seri Find dan Reno — untuk sementara tidak terdampak. Penyesuaian harga yang dilaporkan saat ini tampaknya terbatas di wilayah Tiongkok.

Langkah ini menyoroti tekanan yang kian meningkat di seluruh rantai pasok ponsel cerdas seiring melonjaknya biaya komponen. Para analis menyebut harga chip memori dan penyimpanan untuk ponsel telah naik dalam beberapa bulan terakhir akibat lonjakan permintaan di industri teknologi.

Sebagian besar permintaan chip ini berasal dari pembangunan pusat data AI yang masif, yang bergantung pada memori berkinerja tinggi dalam jumlah besar.

Tekanan ini tidak hanya dialami Oppo dan OnePlus. Menurut analis, merek ponsel cerdas di seluruh industri menghadapi biaya komponen yang meningkat di tengah permintaan chip memori yang kuat.

Ketika pabrikan beralih memproduksi memori ber margin tinggi untuk server AI, pasokan untuk elektronik konsumen seperti ponsel cerdas dan laptop dapat mengetat.

Jika biaya komponen terus merangkak naik, para pabrikan mungkin dihadapkan pada pilihan sulit pada tahun ini, seperti menaikkan harga eceran atau menyesuaikan spesifikasi perangkat untuk mengimbangi tingginya biaya produksi.

OnePlus dan Oppo belum langsung memberikan tanggapan atas permintaan komentar.

MEMBACA  Kesehatan dan Keselamatan Kerja di Tempat Kerja

Tinggalkan komentar