Mungkin Saatnya Berhenti Khawatir Soal ‘Burn In’ pada OLED

OLED (organic light-emitting diode) adalah istilah yang mudah diucapkan dan menyajikan visual yang memukau. Namun, setiap kali teknologi ini dibicarakan, selalu saja ada yang bersiap meneriakkan kekhawatiran akan “burn-in.” Lantas, apa yang sebenarnya terjadi jika monitor OLED ber-refresh rate tinggi ini menampilkan gambar statis terlalu lama? Faktanya, isu ini jauh lebih kompleks daripada yang digambarkan dalam postingan-postingan sensasional di forum daring.

Kini, semakin banyak uji anekdot yang dapat menjawab keraguan pengguna tentang burn-in. Bukan berarti masalah ini tidak ada. Monitor OLED yang menampilkan gambar statis berjam-jam tanpa siklus perbaikan memang berpotensi mengalami masalah. Banyak monitor OLED 4K high-end dilengkapi garansi tiga tahun justru karena alasan ini. Semua teknologi punya kelemahan. Terkadang, untuk mendapatkan pengalaman terbaik, kita perlu lebih perhatian dan tidak terlalu mengabaikan perawatan perangkat.

Bahkan ‘burn-in’ di dunia nyata hampir tak terlihat

Dalam video baru-baru ini, YouTuber optimum menguji monitor LG 32 inci 4K WOLED miliknya selama total 3.000 jam. WOLED artinya monitor menggunakan lapisan piksel putih tambahan untuk meningkatkan kecerahan (meski mungkin mengurangi kontras). Monitor LG UltraGear seharga $1.400 itu adalah perangkat dual-mode yang mendukung refresh rate 240Hz pada 4K dan 480Hz pada 1080p. Jadi, tentu kita tak ingin layar seperti ini rusak.

Optimum menggunakan UltraGear sekitar 3.000 jam dengan kecerahan disetel tinggi di 80-100% dan mengembalikan semua pengaturan pencegah burn-in ke default. Fitur-fitur ini umumnya berusaha merefresh piksel saat layar tak digunakan. Monitor lain mungkin memaksa pengguna mematikan layar beberapa menit untuk proses daur ulang piksel. Sang YouTuber menggunakan beberapa aplikasi yang sama dalam jendela mengambang dan juga bermain Overwatch sekitar 400 jam. Noda yang terlihat hanyalah bayangan bilah kesehatan Overwatch di kiri bawah dan bayangan scroll DaVinci Resolve di kanan bawah. Burn-in ini terutama terlihat saat menampilkan gambar yang terang.

MEMBACA  Apple CarPlay Anda Akan Mendapat Pembaruan Besar: 3 Fitur yang Saya Gunakan di iOS 26 Sekarang

 

Untuk uji yang lebih intensif, Monitors Unboxed telah menguji monitor MSI 4K QD-OLED mereka selama 5.000 jam. Angka itu setara dengan menggunakan beberapa aplikasi produktif yang sama selama rata-rata 60 jam per minggu. Ia mengaku menguji monitor pada kecerahan sekitar 200 nits dengan pengaturan refresh piksel otomatis aktif. Setelah berbulan-bulan pengujian, pembaruan pada Desember lalu menunjukkan bahwa burn-in awal dari gambar statis tidak berubah secara drastis. Monitor baru mulai menurun setelah 21 bulan penggunaan aktif.

Rawat monitor Anda dengan baik

Beberapa monitor, seperti ROG Swift OLED terbaru dari Asus, juga hadir dengan garansi multi-tahun. © Kyle Barr / Gizmodo

Teknologi OLED yang self-emissive menawarkan kontras terbaik dan hitam paling pekat di berbagai ukuran layar. Intinya, layar ini adalah panel kaca dengan ribuan dioda mini yang memancarkan cahaya merah, hijau, atau biru sendiri. LCD tradisional atau bahkan teknologi mikro RGB modern masih mengandalkan backlight untuk meningkatkan kecerahan, yang pasti mengurangi kontras. Ada beberapa jenis OLED modern juga, seperti tandem OLED yang menumpuk dua lapis dioda untuk meningkatkan kecerahan. Sementara itu, monitor gaming high-end telah mengadopsi QD-OLED secara standar, yang menggunakan lapisan quantum dot di depan lapisan OLED untuk kualitas gambar yang lebih baik lagi.

Senyawa organik ini pada akhirnya dapat menyebabkan burn-in. Faktor pencegahnya adalah jika Anda menggunakan monitor untuk lebih dari sekadar menatap aplikasi produktif yang sama sepanjang hari. Jika Anda memainkan berbagai jenis game atau menonton film, masalahnya tidak akan sebesar itu. Namun, jika Anda terkenal menghabiskan 2.000 jam setahun untuk Counter-Strike 2 dengan UI selalu menyala, mungkin akan ada masalah jika Anda berencana mempertahankan monitor itu lama. Untuk penggunaan ekstrem seperti itu, lebih baik beralih ke monitor yang digunakan profesional, yaitu layar LCD Fast-TN.

MEMBACA  Cara Menonton Cowboys vs. Lions Malam Ini Gratis di Thursday Night Football

Dengan OLED yang kini ada di mana-mana—di monitor, TV, dan layar laptop—mungkin sudah saatnya kita belajar menghargai gadget dengan merawatnya. Cobalah gunakan mode gelap dan sembunyikan taskbar Windows. Jangan biarkan monitor menyala berjam-jam saat tidak digunakan. Dan, sesekali istirahatkanlah mata dari layar. Itu akan baik untuk Anda.

Tinggalkan komentar