Meta kini tengah menguji langganan berbayar di aplikasi media sosial Instagram, dua bulan setelah perusahaan induknya mengonfirmasi akan menerapkan pembayaran untuk fitur tertentu tidak hanya di Instagram tetapi juga WhatsApp dan Facebook.
Fungsi inti Instagram akan tetap gratis, namun akan menghadirkan lebih banyak fitur premium seperti melihat siapa yang telah menyaksikan *story* Anda berkali-kali, membuat daftar *story* tak terbatas selain “teman dekat”, menyorot satu *story* per minggu agar dilihat lebih banyak orang, membuat reaksi hati super untuk *story*, memperpanjang durasi *story* hingga 24 jam tambahan, serta melihat pratinjau *story* tanpa tercatat sebagai penonton.
Fitur-fitur ini sedang diuji di beberapa negara, sebagaimana dilaporkan TechCrunch awal pekan ini. Menurut laporan tersebut, harga Instagram Premium berkisar sekitar $1 hingga $2 di negara-negara tempat pengujian, termasuk Meksiko, Jepang, dan Filipina. Instagram tidak mengonfirmasi harga pastinya.
Fitur baru ini terdengar lebih relevan bagi *creator* profesional dibanding pengguna biasa, jadi belum perlu khawatir Anda harus membayar langganan lain hanya untuk sekadar *men-scroll* aplikasi berbagi foto favorit. Namun, langganan dan *paywall* memang semakin umum di dunia media sosial, dengan LinkedIn, X, dan Snapchat yang semuanya memiliki opsi berbayar dengan fitur lebih lengkap.