Platform kreasi OnlyFans telah mengubah lanskap industri dewasa sejak diluncurkan sepuluh tahun silam. Awalnya cuma semacam ‘celengan digital’ bagi para blogger, kini platform ini menjadi mesin uang yang luar biasa bagi sebagian performer dewasa, menghasilkan ratusan ribu dolar setahun atau bahkan dalam satu bulan saja. Namun, apakah kita harus memposting konten eksplisit di OnlyFans? Apakah wajib membalas pesan dari orang asing? Bisakah benar-benar menghasilkan uang di platform ini? Sebenarnya, apa itu OnlyFans?
LIHAT JUGA:
Cara Saya Meraih Penghasilan 6 Angka di OnlyFans dengan Menjual Foto Kaki
Kami hadir untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan Anda.
Apa itu OnlyFans?
OnlyFans didirikan pada 2016 oleh pengusaha Inggris Tim Stokely. Tujuan utamanya adalah membantu kreator dan seniman “memonetisasi konten mereka sembari membangun hubungan autentik dengan basis penggemar.” Secara sederhana, platform ini dibuat agar pengguna dapat memposting konten di balik paywall, yang mengharuskan penggemar berlangganan untuk mengaksesnya. Penggemar juga bisa membayar lebih untuk berkirim pesan dengan kreator serta memberi “tip” guna mendapatkan konten khusus yang dibuat sesuai permintaan dan selera mereka.
Jika meninjau materi promosi OnlyFans dari 2016, terlihat bahwa awalnya platform ini ditujukan bagi kreator konten ‘aman untuk kerja’, seperti blogger dan YouTuber. Hal ini berubah pada 2018, ketika mayoritas saham perusahaan induknya, Fenix International Limited, dijual kepada pengusaha Ukraina-Amerika Leonid Radvinsky. Radvinsky, yang meninggal pada Maret 2026 di usia 43 tahun, sebelumnya mendirikan situs dewasa MyFreeCams. OnlyFans beralih fokus ke konten dewasa setelah 2018 (meski semua jenis kreator masih diizinkan), dan popularitasnya meledak selama masa lockdown COVID-19.
Meski kreator tak harus memposting konten eksplisit di platform ini (nyatanya, Mashable mewawancarai kreator yang menghasilkan ratusan ribu dolar tanpa konten nuditas), itulah citra yang melekat pada OnlyFans saat ini. Pada 2021, OnlyFans sempat mengumumkan akan melarang konten eksplisit, namun membatalkan keputusan itu beberapa hari kemudian karena banyaknya protes.
Mashable Light Speed
Berapa penghasilan kreator di platform ini?
Hal ini tergantung pada jenis konten yang diproduksi, jangkauan audiens, dan berbagai variabel lain. Kreator bisa menghasilkan mulai dari beberapa ratus dolar hingga ribuan dolar per bulan. Pada 2023, rata-rata kreator OnlyFans hanya memperoleh $1.300 setahun, namun Mashable juga telah mewawancarai kreator yang meraup jutaan dolar. Tahun lalu, CEO OnlyFans saat ini, Keily Blair, menyatakan bahwa platform ini telah membayar $25 miliar kepada kreator sejak 2016.
Akan tetapi, jika Anda mengira OnlyFans adalah “cara mudah menghasilkan uang”, pikirkan sekali lagi. Tahun lalu, Mashable mewawancarai berbagai kreator tentang kerja keras membangun akun OnlyFans yang sukses, termasuk investasi peralatan kamera, mempekerjakan asisten, dan mempromosikan diri sendiri.
LIHAT JUGA:
Aplikasi sexting terbaik untuk obrolan NSFW yang diskret
Bagaimana cara berlangganan ke kreator?
Anda tidak harus menjadi kreator untuk menggunakan platform ini — faktanya, platform ini digerakkan oleh pengguna yang tidak memposting konten. Untuk berlangganan ke seorang kreator, Anda hanya perlu membuat akun OnlyFans, membuka halaman beranda, dan menemukan seseorang yang ingin Anda ikuti. Periksa tingkat langganannya, dan putuskan bundel atau penawaran apa yang ingin Anda bayar. Anda juga bisa memberi tip dalam jumlah berapa pun kepada kreator, atau membayar pesan dan konten individual melalui pesan bayar-per-tayang yang harganya bervariasi dari beberapa dolar hingga lebih dari $100, tergantung kreatornya.
Dan jika Anda memiliki teman yang mulai memposting di OnlyFans dan ingin mendukungnya, ada beberapa cara untuk melakukannya, dari berlangganan halamannya hingga memberikan dukungan emosional.
Artikel ini pertama kali terbit pada 2021 dan diperbarui pada 2026.