Kuis: Akankah Kecerdasan Buatan Mengakhiri Karier Anda?

Pada musim semi ini, sekelompok peneliti terkemuka dari akademisi dan lembaga think tank mencoba meramalkan dampak AI terhadap ekonomi hingga tahun 2030. Mereka mensurvei puluhan ekonom, pakar AI, dan “superperamal” tentang berbagai skenario, termasuk satu di mana AI menjadi begitu canggih hingga mampu menulis buku “berstandar Pulitzer” dan menegosiasikan hak penerbitannya sendiri.
Dalam survei tersebut, sebagian besar pakar menyatakan bahwa pekerjaan level atas—seperti CEO, manajer administrasi, pejabat senior, legislator—akan terus bertumbuh, bahkan dalam skenario AI yang “cepat.” Bagi kebanyakan pekerja kerah putih lainnya, ramalannya masih kabur.
Para peneliti secara luas sepakat bahwa AI sedang melakukan sesuatu terhadap ekonomi, dan apa pun yang dilakukannya sangatlah kompleks. Data riil sulit diperoleh. Itulah sebabnya WIRED menyusun kuis yang sepenuhnya tidak ilmiah ini, menilai dari faktor-faktor yang oleh para peneliti disebut dapat membantu menentukan siapa yang rentan.
Apakah pekerjaan Anda terpengaruh AI dengan cara yang tidak diungkit kuis ini? Hubungi Maddy dengan aman melalui Signal di mvarner.01, atau beri tahu kami di komentar di bawah. Alternatifnya, Anda dapat mengirimkan surat ke redaksi di [alamat email terlampir].

MEMBACA  Dapatkan Rosetta Stone dan 1.000+ bonus kursus online hanya dengan $190 sekarang juga.

Tinggalkan komentar