Komputer Tidak Mendukung Windows 11? ChromeOS Flex Google Jadi Alternatif Andal

Google sekali lagi mengingatkan bahwa pemilik komputer tidak terikat pada sistem operasi Microsoft. Faktanya, raksasa pencarian ini mempermudah peralihan ke ChromeOS Flex.

Melalui kemitraan baru dengan Back Market, perusahaan elektronik rekondisi, Google kini menawarkan ChromeOS Flex USB Kit untuk mempermudah instalasi OS andalannya di PC maupun Mac.

Baik Anda yang sengaja menghindari pembaruan Windows 11 atau termasuk dari lebih dari 500 juta pemilik komputer dengan PC yang terlalu lawas untuk upgrade sistem operasi, PC Windows 10 Anda tidak lagi menerima pembaruan sejak Oktober lalu saat dukungan Microsoft berakhir. (Program Extended Security Updates Microsoft akan terus memberikan pembaruan kritis hingga Oktober mendatang dengan biaya $30, yang sepertinya tidak banyak diminati pengguna PC lama.)

Saat sistem operasi berhenti diperbarui, Anda menghadapi mimpi buruk keamanan — tidak ada lagi perbaikan celah, membuat sistem (dan data sensitif) rentan terhadap ancaman. ChromeOS Flex Google mendukung perangkat lebih lama daripada Windows 11, menjadikannya alternatif yang baik sebelum Anda beralih ke PC lain.

Kit USB Back Market tersedia sekarang dengan harga $3, atau Anda bisa mengunduh ChromeOS Flex secara gratis dengan mengikuti petunjuk di akhir artikel ini.

Sekilas Sejarah ChromeOS Flex

ChromeOS Google tidak dapat diinstal di laptop atau desktop layaknya Windows atau Linux, namun alternatif terdekatnya adalah ChromeOS Flex. OS yang dulu dikenal sebagai Neverware CloudReady ini awalnya dibangun untuk bisnis dan pendidikan. Namun ChromeOS Flex gratis untuk penggunaan pribadi dan sangat ringan, cocok untuk menghidupkan kembali komputer yang lambat akibat Windows, MacOS, atau Linux.

Google mengakuisisi Neverware pada Desember 2020, dan hasilnya adalah ChromeOS Flex. Meski CloudReady cukup baik, Flex lebih mendekati pengalaman menggunakan Chromebook atau perangkat ChromeOS lain, termasuk dukungan untuk browser Chrome resmi, Family Link, dan Phone Hub untuk terhubung dengan ponsel Android. Satu hal yang tidak didapat adalah akses ke Google Play Store dan aplikasi Android.

MEMBACA  Pimpinan Demokrat Mendesak Investigasi Kongres atas Hubungan Jeffrey Epstein dan Peter Thiel

ChromeOS Flex berjalan baik bahkan di hardware lama, menjadikannya pilihan tepat untuk memanfaatkan kembali laptop yang tak lagi mampu menjalankan Windows, MacOS, atau Linux versi terkini. Google menjamin Flex bekerja optimal pada daftar model bersertifikat yang terus bertambah. Jika model Anda tidak tersertifikasi, bukan berarti tidak bisa berjalan, hanya saja fungsi dan performa penuh tidak terjamin.

Anda dapat menghapus drive laptop dan menginstal ChromeOS Flex, atau menjalankannya dari flash drive untuk mencoba terlebih dahulu.

Pilihan Anda: Uji Coba atau Instalasi Penuh

Salah satu fitur terbaik ChromeOS Flex adalah kemampuan menjalankannya dari USB flash drive atau kartu SD untuk diuji tanpa menghapus OS yang ada. Untuk performa terbaik, tidak disarankan menjalankannya penuh waktu dari flash drive, namun cara ini memungkinkan Anda mengevaluasi kesesuaiannya dengan kebutuhan.

Menginstal ChromeOS Flex cepat dan mudah. Langkah pertama adalah menyiapkan:

  • USB flash drive atau kartu SD berkapasitas minimal 8GB.
  • Komputer berbasis Windows, Mac, atau Linux untuk menginstal ChromeOS Flex.

Perhatikan bahwa instalasi akan menghapus seluruh isi hard drive. Cadangkan file penting terlebih dahulu. Anda juga memerlukan perangkat ChromeOS, Windows, atau Mac dengan browser Chrome versi terbaru untuk membuat installer USB. Drive USB juga akan terhapus saat proses pembuatan installer.

Untuk menjalankan ChromeOS Flex, laptop (atau desktop) target harus kompatibel dengan Intel atau AMD x86-64-bit (lebih baru dari 2010 untuk hasil terbaik), memiliki RAM minimal 4GB, penyimpanan minimal 16GB, dan akses penuh ke BIOS. Setelah semua siap, buat installer USB.

  1. Buka jendela browser Chrome di perangkat ChromeOS, Windows, atau Mac, lalu tambahkan ekstensi Chromebook Recovery Utility melalui Chrome Web Store.
  2. Buka menu ekstensi di sudut kanan atas browser (berikon potongan puzzle). Klik, lalu temukan dan jalankan Chromebook Recovery Utility dari daftar. Aktifkan ekstensi jika diperlukan melalui “Kelola Ekstensi”.
  3. Di dalam Recovery Utility, pilih ChromeOS Flex, bukan model Chromebook untuk dipulihkan.
  4. Masukkan flash drive atau kartu SD ke perangkat pembuat installer, pilih sebagai drive target, lalu klik “Buat Sekarang”. Proses ini memakan waktu hingga 20 menit.
  5. Setelah selesai, eject drive dan installer siap digunakan.

Selanjutnya, ambil laptop yang ingin dikonversi. Pastikan laptop mati, lalu masukkan installer ChromeOS Flex.

Langkah berikutnya adalah melakukan boot dari flash drive, bukan dari drive internal. Tekan tombol boot (bervariasi tergantung pabrikan) saat laptop dinyalakan. Google menyediakan daftar tombol boot untuk pabrikan utama. Pilih drive USB dari menu boot yang muncul.

Jika berhasil, Anda akan melihat layar pembuka ChromeOS Flex. Dari sini, Anda bisa memilih untuk menguji OS dari flash drive atau menginstalnya ke penyimpanan internal (yang menghapus semua data dan OS lama). Instalasi penuh memakan waktu hingga 20 menit. Selanjutnya, sambungkan ke Wi-Fi, setujui persyaratan layanan, dan masuk dengan akun Google.

Selamat, Anda kini memiliki pengalaman mirip Chromebook! Performa bergantung pada spesifikasi laptop. Pada instalasi di MacBook Air awal 2015, sistem berjalan lebih cepat daripada MacOS. Kekurangannya, webcam bawaan tidak didukung, namun webcam USB eksternal berfungsi baik.

Dengan sebuah flash drive dan laptop lama, upaya minimal ini sangat layak dicoba — sekali lagi, ini gratis.

MEMBACA  Barang ini jauh lebih baik daripada lem super (dan tidak berantakan)

Tinggalkan komentar