Kacamata Pintar Kini Hadirkan Fitur Unggulan Vision Pro

Salah satu tantangan terbesar kacamata pintar (selain berusaha memastikan mereka bukan mimpi buruk privasi) adalah mencari cara mengontrolnya. Sejauh ini, kita telah melihat berbagai metode, mulai dari ketuk dan usap standar pada gagang, kontrol suara berbasis AI, hingga metode input yang lebih unik seperti cincin pintar sensitif sentuh dan Neural Band dari Meta yang membaca aktivitas otot. Namun, satu hal yang belum pernah kita lihat adalah pelacakan mata—atau setidaknya, belum pernah sampai sekarang.

Maverick AI Pro, yang diperkenalkan oleh perusahaan bernama Everysight minggu ini, merupakan pasangan kacamata pintar pertama dengan fitur pelacakan mata. Artinya, perangkat ini dilengkapi kamera internal yang dapat mengikuti gerakan halus mata pengguna dan menerjemahkannya menjadi input pada kacamata. Jika terdengar familiar, itu karena fitur ini merupakan ciri khas sistem input pada perangkat yang jauh lebih canggih dan mahal seperti Apple Vision Pro, yang menggunakan kombinasi pelacakan tangan dan mata.

Saya belum dapat memastikan tanpa mencoba langsung apakah pelacakan mata pada Maverick AI Pro benar-benar efektif, namun berdasarkan demo awal, solusi ini tampak menarik untuk menjawab pertanyaan bagaimana mengontrol “komputer wajah” tanpa membuat frustasi. Berikut demo dari YouTuber, Steven Sullivan yang memperlihatkan cara kerja pelacakan mata pada kacamata pintar ini dan bagaimana fungsinya untuk memilih aplikasi di layar.

Di luar pelacakan mata, Maverick AI Pro memiliki sejumlah fitur yang mengesankan, termasuk layar OLED warna penuh (monokular, artinya hanya di satu mata) yang dapat memproyeksikan layar virtual setara 130 inci, kamera, serta daya tahan baterai hingga delapan jam. Salah satu spesifikasi yang paling mencuri perhatian saya adalah bobotnya yang hanya 47g; bahkan 2g lebih ringan dari kacamata Ray-Ban Meta AI yang berbobot 49g tanpa layar. Bagaimana tepatnya kacamata pintar ini mampu melakukan lebih banyak hal dibanding Ray-Ban Meta dengan bobot lebih ringan masih belum jelas, namun tetap saja ini cukup impresif.

MEMBACA  Tidak, Sam Altman, Kecerdasan Buatan Tidak Akan Menyelesaikan Semua Masalah Kemanusiaan

Ada cukup banyak fitur yang tertanam dalam Maverick AI Pro, termasuk navigasi, terjemahan, dan visi komputer yang dapat mengidentifikasi objek di sekitarmu—sebagian besar fitur yang telah kita lihat di produk sejenis. Namun, satu fitur yang belum pernah saya lihat di kacamata pintar manapun adalah aplikasi yang berfokus pada olahraga. Dalam video Sullivan, ia mendemonstrasikan bagaimana Maverick AI Pro dapat diaplikasikan dalam olahraga seperti golf, menggunakan kameranya untuk memberikan metrik tentang ayunan dan statistik lainnya. Tepat sekali, kacamata pintar pelacak mata ini hadir untuk meningkatkan performa golf Anda, kira-kira begitu?

Maverick AI Pro belum sepenuhnya diluncurkan, tetapi crowdfunding akan dibuka pada 31 Maret, dan Everysight menyatakan pengiriman direncanakan mulai Agustus tahun ini. Meski memiliki spesifikasi yang bahkan lebih canggih dari Meta Ray-Ban Display, harganya jauh lebih terjangkau dibanding varian high-end Meta. Maverick AI Pro ditawarkan dengan harga early bird $359 dan harga eceran resmi $599. Everysight juga berencana meluncurkan versi lebih murah tanpa pelacakan mata, yaitu Maverick AI, dengan harga early bird $299 dan harga eceran $499.

Tinggalkan komentar