Kabar Baik dan Buruk tentang Gerhana Bulan Total Pekan Depan

Pada 3 Maret mendatang, para pengamat langit di Amerika Utara, Australia, Selandia Baru, dan Asia timur akan disuguhi fenomena gerhana bulan total yang spesial, di mana bulan purnama akan mengenakan rona merah tua yang misterius.

Minggu depan, Bulan akan memasuki bayangan Bumi dan diterangi oleh cahaya Matahari yang melewati atmosfer planet kita. Sinar matahari yang tersaring ini akan memancarkan cahaya hangat pada piringan Bulan, memberikannya warna sementara mulai dari jingga tua hingga merah.

Di Mana Gerhana Bulan Total Dapat Disaksikan?

Fenomena ‘blood Moon’ atau bulan darah ini akan terlihat di Amerika Utara dan menjadi yang terakhir untuk hampir tiga tahun ke depan hingga Desember 2028. Sementara fase totalitas akan terlihat pada malam hari bagi pengamat di Asia timur dan Australia serta sepanjang malam di kawasan Pasifik, peristiwa ini justru terjadi pada dini hari untuk wilayah Amerika Utara, Amerika Tengah, dan bagian paling barat Amerika Selatan, menurut NASA.

Bulan akan mulai memasuki bayangan Bumi pada pukul 03.44 ET, dan gerhana sebagian akan terjadi pukul 04.50 ET. Selama fase parsial, Bulan akan terlihat seolah-olah sebagian darinya telah tergigit, dengan satu sisi piringannya tampak sangat gelap.

Totalitas, saat seluruh Bulan berada dalam umbra Bumi, dimulai pukul 06.04 ET dan berlangsung sekitar satu jam. Pada momen inilah Bulan berubah menjadi merah darah atau tembaga.

Peta visibilitas gerhana bulan total 3 Maret. Kredit: NASA

Bagi pengamat langit di Amerika Utara bagian timur, penampakan bulan darah mungkin tak seekstrem di pesisir barat atau belahan dunia lain. Ini karena totalitas berlangsung hampir bersamaan dengan waktu matahari terbit, sehingga langit tidak cukup gelap untuk menikmati kemegahan bulan darah sepenuhnya. Bulan darah akan terbenam di barat tepat sebelum fajar. Hal ini menjadi tantangan tambahan bagi pengamat di Zona Waktu Timur, karena Bulan akan terbenam sebelum gerhana mencapai puncaknya.

MEMBACA  Republik Dominika menangkap perempuan dan anak-anak dalam penindakan

Gerhana bulan sebagian juga akan tampak di Asia Tengah dan sebagian Amerika Selatan.

Cara Menyaksikan Gerhana Bulan Total

Meski ada tantangan tersebut, Anda masih bisa berusaha menangkap momen bulan darah. Gerhana bulan total tidak memerlukan peralatan khusus—dapat disaksikan dengan mata telanjang. Untuk pandangan terbaik, carilah lokasi yang gelap dan beri waktu bagi mata untuk menyesuaikan diri dengan langit malam.

Pada saat gerhana, Bulan akan berada di rasi bintang Leo. Saat cahaya Bulan meredup oleh bayangan Bumi, ini juga menjadi kesempatan bagus untuk mengamati objek langit lainya, karena konstelasi bintang akan tampak lebih terang ketika tidak ‘bersaing’ dengan satelit alami kita.

Gerhana bulan total berikutnya akan terjadi pada Malam Tahun Baru 2028. Peristiwa itu akan menjadi yang pertama dalam rangkaian tiga gerhana bulan berurutan, dilanjutkan pada 26 Juni 2029, dan berikutnya pada 20 Desember 2029.

Tinggalkan komentar