Untuk kalian yang tengah mempertimbangkan iPad di segmen menengah, Apple baru saja meluncurkan pembaruan untuk seri Air. Kehadirannya ini mungkin membuat iPad Pro high-end yang dirilis musim gugur lalu terasa kurang begitu diperlukan. iPad Air baru ini sudah dapat dipesan mulai Rabu, 4 Maret, dan akan tiba di tangan konsumen pada 11 Maret.
Peningkatan chip pada iPad Air ke M4 sebenarnya bukan hal yang mengejutkan, namun ini berarti performa menjadi sedikit lebih baik dengan harga yang sama. Model M3 tahun lalu merupakan alternatif yang lebih terjangkau favorit saya dibandingkan iPad Pro yang lebih canggih namun juga lebih mahal. Harganya masih tetap (599 dolar AS untuk 11 inci, 799 dolar AS untuk 13 inci), dan untuk harga itu penyimpanan tetap hanya 128GB.
Ada beberapa peningkatan internal lainnya: modem C1X Apple kini ada dalam model seluler, dan chip N1 telah mendukung Wi-Fi 7, Bluetooth 6, serta Threads.
Jika Anda sangat menginginkan iPad dengan layar OLED memukau dan performa tertinggi dengan harga yang mahal, pilih lah Pro. Atau, cari model iPad Pro M4 sebelumnya yang sedang diskon. Namun bagi saya, hingga iPad benar-benar dapat berubah menjadi Mac sepenuhnya hanya dengan satu ketuk, tidak ada alasan untuk membeli iPad high-end sama sekali.
Saya tetap berpendapat iPad entry-level yang paling murah merupakan pilihan tepat bagi banyak orang, namun tampaknya model tersebut tidak mendapat pembaruan hari ini meski ada berbagai laporan. Sayang sekali, sebab hanya iPad itulah yang masih belum kompatibel dengan Apple Intelligence. Pembaruan pada seri Air ini seolah menjadi indikasi bahwa Apple sedang berupaya mendorong konsumen untuk membeli model yang lebih tinggi saat ini.