Pada hari Rabu, Google melaporkan tingkat pertumbuhan pendapatan tertinggi dalam satu kuartal selama hampir empat tahun terakhir. Pendapatan raksasa teknologi ini melonjak 20% pada kuartal pertama tahun 2026, sebagian besar berkat penjualan senilai $20 miliar dari unit komputasi awan yang menangani inisiatif AI mereka.
Berita ini sangat signifikan mengingat sehari sebelumnya, industri AI diguncang oleh laporan Wall Street Journal yang menyebut bahwa OpenAI gagal memenuhi target pendapatan dan pengguna karena pertumbuhan ChatGPT melambat menjelang akhir tahun lalu. Kegagalan ini disebut cukup parah hingga membuat CFO Sarah Friar khawatir apakah perusahaan AI tersebut mampu membiayai kontrak komputasinya. Menurut laporan itu, penyebabnya adalah Gemini buatan Google yang telah menggerus pangsa pasar ChatGPT.
OpenAI bukan perusahaan publik, sehingga data keuangannya tidak terbuka dan kita tidak bisa benar-benar membandingkan angka-angka. Namun, sebagai pencipta ChatGPT, OpenAI menikmati posisi terdepan di industri sejak memulai siklus hype AI beberapa tahun lalu. Posisi ini mulai dipertanyakan dalam beberapa bulan terakhir, terutama setelah peluncuran Gemini 3 dari Google yang mendapat sambutan hangat. Hanya beberapa minggu setelah Gemini 3 memukau pengguna, OpenAI justru mendeklarasikan "kode merah" di perusahaannya.
OpenAI punya alasan ganda untuk khawatir terhadap laporan laba Google kemarin, karena justru produk pesaing Google yang menghasilkan pendapatan fantastis.
"Kontributor terbesar pertumbuhan Cloud kuartal ini adalah solusi AI, didorong oleh permintaan kuat untuk model-model terdepan, termasuk Gemini 3," kata CFO Alphabet, Anat Ashkenazi, dalam panggilan pendapatan perusahaan. CEO Sundar Pichai juga menyebut bahwa model open Google telah diunduh "lebih dari 500 juta kali."
Google mulai menjelma menjadi kekuatan besar di industri AI, tak sekadar pesaing bagi penyedia alat AI seperti OpenAI dan Anthropic, namun juga semakin menjadi ancaman bagi raksasa infrastruktur seperti Nvidia. Chip TPU buatan Google kian populer dan berhasil menarik klien besar seperti Meta. Dalam panggilan tersebut, Ashkenazi menyatakan bahwa mereka "melihat permintaan internal dan eksternal yang belum pernah terjadi sebelumnya untuk sumber daya komputasi AI."
Di antara para pesaingnya, Google memiliki posisi unik sebagai pemimpin kompetitif di bidang alat dan juga infrastruktur, dan inilah yang diandalkan para eksekutif untuk meraih kesuksesan.
"Fakta bahwa kami memiliki model-model frontier dan memiliki silikon sendiri benar-benar membantu kami tetap menjadi yang terdepan," ujar Pichai.
Posisi ini menjadikan bisnis cloud Google sebagai indikator krusial bagi kesehatan ledakan AI. Investor telah mempertaruhkan dana dalam jumlah yang tak terbayangkan atas asumsi bahwa permintaan AI akan sesuai dengan janji industri. Laporan terbaru soal OpenAI sempat membuat orang khawatir hal itu tidak akan terjadi, tetapi angka-angka dari Google mungkin memberikan sedikit kelegaan, setidaknya untuk sekarang.
*Agentic Search dan iklan di Gemini terkait langkah berikutnya, para eksekutif perusahaan mengatakan fokus saat ini adalah pada AI mode, taruhan terbesar Google dalam mengintegrasikan AI ke dalam pengalaman Pencarian.
Pichai juga menyebut bahwa "ada peluang besar ke depan" untuk agen budaya AI dalam konteks Pencarian. Premis memiliki sistem AI yang menjelajahi internet untuk Anda adalah sesuatu yang sangat diandalkan perusahaan, meskipun dengan hasil yang cukup variatif.
"Tentunya, kami masih berada di tahap yang sangat, sangat awal dari semua ini, tetapi investasi kami dalam pendekatan AI full-stack*, saya rasa, menempatkan kami di posisi yang baik untuk menghadirkan pengalaman-pengalaman tersebut ke Pencarian," kata Pichai. Para eksekutif juga mengatakan agar kita mengharapkan kabar tentang Pencarian di konferensi Google I/O mendatang pada pertengahan Mei, meskipun mereka tidak menyebut apakah hal itu terkait dengan AI.
Di sisi Gemini, para eksekutif Google mengatakan fokus utama mereka adalah pada penawaran gratis. Meski tidak terburu-buru, iklan kemungkinan besar akan diperkenalkan pada suatu saat nanti ke chatbot tersebut.
"Harap juga dipahami bahwa iklan selalu menjadi bagian besar dalam memperluas produk menjangkau miliaran orang. Jika dilakukan dengan benar, iklan bisa menjadi informasi komersial yang sangat bernilai dan membantu. Pada saat yang tepat, kami akan membagikan rencana apa pun," kata Kepala Bisnis Google, Philipp Schindler, dalam panggilan tersebut."