Google Buka Pintu untuk Cakar AI dalam Rilis Workspace Terbaru

OpenClaw telah menggemparkan industri AI dalam beberapa bulan terakhir, melahirkan istilah baru untuk agen AI pribadi — claws. Popularitasnya kini sedemikian tinggi hingga bahkan Google tak dapat mengabaikannya.

Bagi pengguna Google Workspace, Google kini telah merilis antarmuka baris perintah (CLI) yang secara resmi memberi para pengembang cara untuk mengintegrasikan agen AI pihak ketiga seperti OpenClaw ke dalam platform Workspace. Artinya, OpenClaw dan asisten AI lainnya dapat terhubung ke layanan Google Workspace pengguna seperti Gmail dan Google Drive.

Google mempublikasikan Google Workspace CLI di Github baru beberapa hari lalu, beserta dokumentasi spesifik tentang cara mengintegrasikan OpenClaw. Dokumentasi tersebut juga mencakup panduan untuk menghubungkan aplikasi yang kompatibel dengan MCP (Model Context Protocol) seperti aplikasi Claude Desktop dan Gemini CLI.

Sebagaimana PCWorld catat, sebenarnya OpenClaw dan *claws* serupa sudah bisa terhubung ke Google Workspace. Namun, sebelumnya ini memerlukan *workaround* dan penggunaan berbagai API untuk mengintegrasikan asisten AI ke dalam layanan dan platform Google.

Meskipun CLI ini merupakan rilis resmi Google, perusahaan menyatakan bahwa ini “bukan produk Google yang didukung secara resmi” dan lebih ditujukan untuk penggunaan pengembang dibandingkan pengguna Google biasa.

Namun, langkah ini tetaplah signifikan dari Google. Ini merupakan langkah awal Google dalam merangkul *claws* dan memberi pengembang cara yang legitimate untuk mengintegrasikannya ke akun Google Workspace mereka.

OpenClaw menjadi viral awal tahun ini dan pada dasarnya menjadi pionir untuk alat AI agen. Bulan lalu, OpenAI merekrut pendiri OpenClaw, Peter Steinberger, yang bergabung dengan perusahaan tersebut dengan tujuan “membangun agen yang bahkan dapat digunakan oleh ibuku.”

Topik
Kecerdasan Buatan
Google

MEMBACA  Hari Pers Nasional momentum untuk merenungkan relevansi Undang-Undang Pers

Tinggalkan komentar