Pada tahun 2025, konten kreator Gigi Bello (@okaycoolgigi) mengajak audiensnya dalam sebuah perjalanan. Ia bertekad untuk memperbaiki “sentuhan khusus tuan tanah” — sebuah lubang intip di pintu apartemennya di New York City yang sudah lama tertutup cat. Video tersebut (dan lanjutannya) menjadi viral, mengantarkan akuntan publik bersertifikat berusia 28 tahun ini ke fitur di majalah People dan segudang pengikut baru.
“Pembuatan konten agaknya terjadi secara tidak sengaja setelah beberapa video menjadi viral, tapi aku jatuh cinta padanya,” kata Bello.
Pilihan Favorit Penggemar Mashable 101: Ajukan kreator favoritmu hari ini
Selain itu, akun Bello didedikasikan untuk petualangannya dalam membuat roti sourdough dan starter kesayangannya, Eloise. Namun Bello mengatakan video lubang intip itu menyadarkannya bahwa “tidak peduli apa yang aku unggah, jika aku benar-benar peduli, orang lain juga akan merasakan hal yang sama.”
Bello menambahkan, “Terkadang aku merasa tidak ingin terus-terusan terjebak membuat sourdough (maaf banget Eloise, aku sayang kamu), tapi hal itu membuatku lebih percaya diri untuk mengunggah hal lain yang aku minati dan yakin bahwa orang-orang akan tetap memperhatikan.”
Dalam menangkap konten, Bello menggunakan peralatan yang relatif sederhana di dapur apartemennya. Kami berbincang dengan sang kreator tentang peralatan favoritnya, kecintaannya pada sourdough, dan upaya yang dibutuhkan untuk membersihkan semua lapisan cat itu.
Kredit: Zooey Liao / Mashable / Gigi Bello / Getty Images / Google Images
Apa saja perlengkapan penting Anda dalam membuat konten?
iPhone 17 Pro
Bello menggunakan iPhone-nya untuk merekam video dan audio. “Aku butuh sesuatu yang praktis, karena pada dasarnya ini pertunjukan satu orang dan aku merekam semuanya sendiri di dapur, jadi ponselku melakukan segalanya,” ujarnya.
TikTok
Ini adalah platform pilihan Bello sekaligus perangkat lunak editannya, semuanya dalam satu. Bello mengatakan ia menggunakan TikTok baik untuk merekam maupun mengedit videonya.
“Aku merasa mengedit di TikTok sangatlah praktis bagiku. Itu membuat hidupku lebih mudah daripada memiliki banyak klip kecil acak di galeri kameraku, karena aku bisa menpause dan melanjutkan rekaman dalam klip yang sama,” katanya. “Dan pengeditan di TikTok sangat ramah pengguna sehingga aku tidak merasa perlu menggunakan yang lain jika tidak harus.”
CapCut
Untuk saat-saat ia membutuhkan program editing dengan kemampuan yang sedikit lebih kuat, ia beralih ke CapCut.
“Aku terutama menggunakan CapCut ketika harus mengedit video untuk sebuah merek, karena itu membuatku merasa lebih ‘aman’ bahwa videoku tidak akan tiba-tiba terhapus. (Ya, TikTok pernah melakukan ini padaku).”
Lampu selfie LED portabel
“Terkadang (terutama di bulan-bulan musim dingin) pencahayaan di dapurku tidak begitu bagus, jadi lampu portabel sangat membantu,” kata Bello.
Dalam era digital yang serba cepat saat ini, kemampuan untuk beradaptasi menjadi kunci utama. Kita dituntut untuk tidak hanya mengikuti perubahan, melainkan juga untuk bisa mengantisispasi berbagai kemungkinan yang akan datang. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk terus memperlajari, baik itu dari sudut pandang yang baru maupun dari pengalaman yang kolektif. Konsep desentralisasi dalam tata kelola digital telah menjadi suatu paradigma yang signifikan. Alih-alih bergantung pada otoritas pusat, sistem ini mendistribusikan wewenang ke seluruh jaringan, sehingga meningkatkan transparansi dan ketahanan. Namun, implementasinya tidak lepas dari tantangan, seperti skalabilitas dan konsumsi energi yang tinggi. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan yang lebih bijak agar potensinya dapat dimanfaatkan secara optimal tanpa mengabaikan aspek keberlanjutan.