Gemini Google Mengendalikan Robot Humanoid di Lantai Pabrik Otomotif

Selama beberapa dekade, Boston Dynamics telah menjadi pelopor dalam pengembangan robot canggih, termasuk sistem humanoid dan berkaki empat yang diuji militer untuk mengangkut pasokan di medan terjal. Perusahaan ini dijual ke Google pada 2013, lalu dibeli SoftBank pada 2017. Pada 2021, Hyundai mengakuisisi saham pengendali.

Dalam beberapa tahun terakhir, kemajuan di bidang motor, baterai, sensor, dan komponen lain memudahkan startup serta perusahaan lain bersaing di bidang robotika. Lebih dari selusin perusahaan di AS, termasuk Agility Robotics, Figure AI, Apptronik, 1X, dan Tesla, tengah mengerjakan sistem humanoid. Di luar negeri, persaingan bahkan lebih ketat dengan sekitar 200 perusahaan Tiongkok yang mengembangkan sistem serupa, menurut CMRA, sebuah asosiasi industri setempat.

Banyak perusahaan AI beralih fokus ke robotika, dengan keyakinan bahwa model AI memerlukan pemahaman yang lebih mendalam tentang dunia fisik untuk mencapai kecerdasan seperti manusia. OpenAI dikabarkan sedang mengembangkan humanoid. Tesla telah memamerkan humanoid bernama Optimus. Beberapa startup juga mengerjakan model yang dirancang agar robot cepat menguasai berbagai tugas fisik. Beberapa berharap dapat menggunakan robot humanoid sebagai asisten rumah tangga, meski masih memiliki keterbatasan saat ini.

Google DeepMind merekrut mantan CTO Boston Dynamics pada November lalu. Alih-alih membangun robotnya sendiri, CEO Google DeepMind Demis Hassabis mengatakan ia membayangkan Gemini digunakan oleh berbagai pembuat robot, mirip dengan cara Android berjalan di berbagai smartphone.

Walau belum diketahui cara terbaik memberi mesin kecerdasan fisik yang dianggap remeh oleh manusia, penambahan kecerdasan buatan pada sistem industri dapat sangat memperluas manfaatnya.

Demikian pula data yang dikumpulkan oleh mesin-mesin Boston Dynamics akan membantu meningkatkan kemampuan Gemini untuk beroperasi di dunia fisik, menurut Playter.

MEMBACA  Musim Terakhir 'Severance' Season 2 Telah Rilis. Begini Cara Menonton Acaranya Secara Maraton

Carolina Parada, direktur senior robotika di Google DeepMind, mencatat bahwa Gemini dirancang sebagai multimodal, sehingga sangat cocok untuk memahami dan mempelajari dunia fisik. “Fokus robotika Google DeepMind adalah membangun AI tingkat tinggi yang dapat menjalankan robot serbaguna,” ujar Parada dalam wawancara dengan WIRED. “Sektor otomotif adalah awal yang baik, tapi tentu saja niat kami adalah terus berekspansi ke lebih banyak aplikasi.”

Pengendalian sistem fisik oleh AI juga dapat membawa risiko baru. Parada menyatakan bahwa selain kontrol keamanan yang telah tertanam dalam sistem Boston Dynamics, Gemini akan melakukan penalaran buatan guna mencegah perilaku berpotensi bahaya.

Playter mengatakan bahwa kemampuan menjamin keselamatan manusia akan menjadi krusial jika robot humanoid ingin populer. “Bahkan robot kecil pun dapat berbahaya,” akunya.