Malam ini adalah malam Purnama, sekaligus supermoon keempat berturut-turut. Setiap Bulan Purnama memiliki namanya masing-masing, dan yang terjadi di bulan Januari secara tradisional dikenal sebagai ‘Bulan Serigala’.
Bagaimana fase bulan hari ini?
Per Sabtu, 3 Januari, fase bulan adalah Purnama. Menurut The Sky Live, 100% permukaan bulan akan terterangi malam ini.
Kapan purnama berikutnya?
Purnama berikutnya akan terjadi pada tanggal 1 Februari.
Apa itu fase-fase bulan?
Menurut NASA, Bulan membutuhkan waktu sekitar 29,5 hari untuk menyelesaikan satu siklus penuh. Siklus ini dikenal sebagai siklus lunar. Sepanjang periode ini, Bulan bergerak melalui serangkaian fase seiring orbitnya mengelilingi Bumi. Meskipun sisi yang sama dari Bulan selalu menghadap planet kita, jumlah sinar matahari yang menyinarinya berubah seiring waktu. Inilah mengapa Bulan tampak terang sepenuhnya, terang sebagian, atau sama sekali tidak terlihat pada tahapan siklus yang berbeda. Siklus lunar dibagi menjadi delapan fase utama:
Bulan Baru – Bulan berada di antara Bumi dan matahari, sehingga sisi yang kita lihat gelap (atau dengan kata lain, tidak terlihat oleh mata).
Bulan Sabit Awal – Sebelah kecil cahaya muncul di sisi kanan (untuk wilayah Belahan Bumi Utara).
Kuartal Pertama – Setengah bagian bulan tersinari di sisi kanan. Terlihat seperti setengah bulan.
Bulan Cembung Awal – Lebih dari setengah bagian terang, namun belum sepenuhnya purnama.
Bulan Purnama – Seluruh wajah bulan tersinar dan terlihat sepenuhnya.
Bulan Cembung Akhir – Bulan mulai kehilangan cahaya di sisi kanan. (Belahan Bumi Utara)
Kuartal Ketiga (atau Kuartal Terakhir) – Setengah bulan lagi, namun kini sisi kiri yang terang.
Bulan Sabit Akhir – Sabit tipis cahaya tersisa di sisi kiri sebelum akhirnya gelap kembali.