Grok Akan Segera Hadir di Mobil Tesla, Paling Lambat Minggu Depan
Elon Musk mengumumkan pada Kamis melalui postingan di X bahwa Grok akan segera tersedia di kendaraan Tesla. Dengan ini, merek EV tersebut akan menyusul pesaing seperti Mercedes-Benz dan Volkswagen yang telah mengintegrasikan ChatGPT sebagai asisten suara di mobil mereka.
Pengumuman ini muncul setelah Musk menggelar siaran langsung bersama tim xAI pada Rabu malam, di mana dia memperkenalkan Grok 4, model AI terbaru dari xAI—proyek miliaran dolar miliknya untuk bersaing dengan OpenAI dan Google.
Namun, waktu pengumuman ini kurang tepat bagi Musk yang sedang bermasalah. Beberapa hari terakhir, versi Grok di platform X miliknya memuji Adolf Hitler dan memberikan respons antisemit kepada pengguna. Sebelumnya, CEO X, Linda Yaccarino, juga mengumumkan kepergiannya dari perusahaan tanpa penjelasan rinci.
Belum jelas apakah Musk bisa mewujudkan janjinya agar Tesla dengan Grok segera meluncur. Apalagi, dia kerap gagal menepati janji sebelumnya.
Mercedes-Benz termasuk pelopor penggunaan LLM di mobil, mengintegrasikan ChatGPT tahun lalu melalui fitur "Hey Mercedes" di MBUX Voice Assistant. Mereka juga meluncurkan fitur "pengetahuan umum" berbasis model bahasa OpenAI ke jutaan kendaraan.
Pada Januari, Mercedes memperkenalkan fitur AI baru berupa "navigasi percakapan" dengan bantuan Google Automotive AI Agent yang menjalankan chatbot Gemini. Fitur ini memungkinkan interaksi lebih alami, seperti bertanya, "Hey Mercedes, aku lapar. Ada rekomendasi makan malam di Austin?"
Kemampuan Grok di Tesla masih misteri. Namun, menyusul kontroversi antisemit, xAI mengklaim akan memblokir ujaran kebencian sebelum Grok diposting di X. Semoga ini mencegah mobil Tesla mengeluarkan doktrin Nazi saat pengguna mencari restoran brisket terdekat.
Selain itu, belum diketahui apakah pengguna Tesla harus membayar untuk akses Grok di mobil mereka. Versi gratis tersedia di X, tapi Grok 4 di situs atau aplikasi Grok berbayar $30/bulan. Sementara itu, Grok 4 Heavy akan dikenai biaya $300/bulan.
Jika tidak ingin menggunakan Grok, pengguna Tesla tetap bisa mengakses pesaingnya seperti Claude dari Anthropic atau bahkan browser OpenAI yang mungkin segera rilis, berkat browser bawaan mobil mereka.