Ditemukan Yesus di Pementasan Drone

Pada suatu malam di bulan September 2025, wajah Bayi Yesus yang bersinar terlihat di langit Vatikan. Ini jelas terlihat oleh puluhan ribu orang. Kejadian ini sekitar dua ribu tahun setelah Kitab Wahyu meramalkan bahwa “Ia akan datang dengan awan, dan setiap mata akan melihat-Nya.” Tak lama kemudian, gambar itu berubah menjadi almarhum Paus Fransiskus. Dalam pertunjukan yang suci sekaligus modern, wajah paus yang bersinar di langit Roma itu sebenarnya terdiri dari kumpulan drone, bukan cahaya ilahi.

Yang mengiringi penampakan ini bukanlah paduan suara malaikat, melainkan dua orang penyanyi di bawah: Andrea Bocelli, penyanyi tenor Italia, dan Teddy Swims, penyanyi Amerika dengan tato wajah, sambil menyanyikan “Amazing Grace.” Belakangan, gambar Pietà yang besar muncul di atas basilika, lalu berubah menjadi dua jari terulur dari lukisan terkenal karya Michelangelo. Banyak orang yang berdesakan di Lapangan Santo Petrus untuk acara “Grace for the World” menangis.

Pertunjukan drone di langit Vatikan itu dibuat oleh Nova Sky Stories, perusahaan milik Kimbal Musk, adik dari Elon Musk. Suatu sore di San Francisco, Kimbal bercerita kepada saya. “Di dunia di mana semua orang beragama saling bertengkar, ini benar-benar pesan yang kuat,” katanya. Kimbal adalah Musk yang lebih bersahaja, dengan topi koboi khasnya. Ia merasa aneh berada dalam grup WhatsApp di mana pejabat Vatikan dan perwakilan artis pop berdebat tentang arah pertunjukan.

Asal mula kerja sama antara drone dan Vatikan ini mungkin dimulai di acara Burning Man. Di tahun 2021, acara tersebut dibatalkan karena pandemi. Kimbal pun mengajak beberapa peserta ke Gurun Black Rock untuk pertemuan tidak resmi. Biasanya, Burning Man diakhiri dengan pembakaran patung manusia raksasa, tetapi pada tahun itu pihak berwenang melarang orang menyalakan api.

MEMBACA  Gedung Putih Biden menyebut ancaman TikTok untuk mati lampu sebagai 'aksi sandiwara'

Saat acara ngumpul itu, seorang seniman Belanda bernama Ralph Nauta hadir. Kimbal memintanya membuat pertunjukan tanpa api. Ratusan orang berkumpul dan melepas kumpulan drone yang melayang sebentar sebelum membentuk gambar patung khas Burning Man. Penonton terkejut dan bersorak. Patung itu perlahan mengangkat lengan, berubah warna merah api, lalu menghilang. “Semua orang, termasuk saya, menangis,” kata Kimbal. “Itu adalah momen paling menyentuh dalam hidup saya.”

Setahun kemudian, Kimbal mendirikan Nova Sky Stories. Investornya antara lain bintang film terkenal yang ikut serta setelah melihat pertunjukan drone. Kimbal berkata bahwa pertunjukan drone bisa mengubah perasaan orang. “Kesinisanmu lenyap. ini seperti jalur langsung ke pusat spiritual,” katanya. Ia juga bilang bahwa Paus Leo, yang menonton di apartemen dekat lapangan, memberi dia catatan setelah pertunjukan. “Kata-katanya, saya membuat Michelangelo bangga.”

Tinggalkan komentar