Disney Kolaborasi dengan Nvidia dalam Robotika dan Kecerdasan Buatan untuk Menghidupkan Droid Olaf

Sementara sebagian besar Amerika Serikat masih bergelut dengan musim dingin yang berkepanjangan, di Glendale, California, situasinya justru berbeda. Cerah dan hangat pada suatu sore di Walt Disney Imagineering R&D pertengahan Maret, suasana itu merupakan latar yang sempurna untuk menemui si manusia salju pecinta musim panas, Olaf, dari franchise Disney yang sangat sukses, Frozen.

Olaf — dalam wujud robotik dan dipersiapkan untuk penampilan di taman hiburan — diperkenalkan pekan lalu di Los Angeles dan kini dipamerkan di konferensi AI Nvidia GTC 2026 di wilayah Teluk San Francisco.

CEO Nvidia Jensen Huang akan ditemani oleh Olaf di atas panggung selama keynote-nya pada Senin yang menandai dimulainya konferensi teknologi tahunan perusahaan tersebut. Manusia salju robotik ini menjalankan simulasi pada GPU Nvidia dan ditenagai oleh chip Nvidia. Olaf dihidupkan menggunakan Newton Physics Engine, sebuah sistem *sumber-terbuka* yang dikembangkan oleh Nvidia, Google DeepMind, dan Disney Research yang memungkinkan simulasi robot berkinerja tinggi dijalankan dengan cepat pada GPU.

Mirip dengan droid berkeliaran bebas yang dikembangkan oleh Walt Disney Imagineering yang dapat ditemui di Star Wars Galaxy’s Edge di Disneyland dan Disney World, Olaf akan berjalan-jalan di taman tema untuk menyambut dan berinteraksi dengan pengunjung.

Animator dari Walt Disney Studios turut membantu menciptakan data pelatihan yang digunakan untuk mengajari Olaf berjalan dalam simulasi — bukan sekadar berjalan, tetapi meniru langkah khas manusia salju miliknya.

Ketika produser senior CNET Jesse Orrall berinteraksi dengan Olaf selama pratinjau pers di Markas Besar R&D Imagineering pekan lalu, robot bertenaga AI ini dikendalikan oleh seorang operator. Respons suaranya dipilih oleh operator tersebut, dan kemampuannya dalam berbicara masih agak terbatas. Olaf juga dapat mengikuti naskah sebagai bagian dari suatu pertunjukan, dengan rencana untuk memperluas kemampuan tersebut seiring waktu.

MEMBACA  Bahlil Sebut Ada SPBU Swasta Langgar Aturan dan Berani Lawan Negara, Siapa Pelakunya?

“Kami telah lama berambisi untuk menciptakan Olaf dalam kehidupan nyata,” ujar Josh Gorin, Eksekutif R&D Imagineer Disney, kepada Orrall. “Teknologi akhirnya menyusul.”

Dia menyayangkan bahwa Anda belum dapat memberikan pelukan hangat kepada robot Olaf saat ini — meskipun Disney mengakui bahwa robot ini sangat menggemaskan dan berharap hal itu dapat berubah.

Serat *iridesen* yang ditenun ke dalam tubuh Olaf memberikannya penampilan berkilau seperti salju. Mulut dan matanya dapat digerakkan sepenuhnya, sementara lengan berbentuk ranting, hidung wortel, kancing, alis, dan rambutnya terpasang secara magnetis, memungkinkan lelucon di mana bagian-bagian tubuhnya dapat dilepas dan dipasang kembali.

Olaf akan debut pada 29 Maret bersamaan dengan pembukaan kawasan World of Frozen di Disneyland Paris dan kemudian akan muncul di Hong Kong Disneyland. Belum ada kabar lebih lanjut kapan manusia salju yang dicintai ini akan tampil di Disneyland atau Walt Disney World di Amerika.

Tinggalkan komentar