Cash App Rilis Tongkat Tap-to-Pay untuk Pemegang Kartu

Tongkat Cash App berwarna *pearlescent*.

Cash App

Cash App baru saja meluncurkan tongkat pearlescent baru yang bisa Anda gunakan untuk membayar—namun tidak akan mengabulkan keinginan Anda untuk mendapatkan sepatu kets atau kopi gratis.

Dalam pengumuman pada hari Kamis, Cash App menyatakan bahwa Cash App Wand adalah yang pertama dari beberapa gaya baru aksesori pembayaran fisik bernama Cash App Tags. Produk dengan teknologi near-field communication seharga $25 ini dirancang untuk pembayaran saat bepergian dan hanya tersedia untuk pemegang Cash App Visa Card.

Edisi terbatas Cash App Wand dapat dibeli melalui aplikasi bagi pengguna yang memenuhi syarat, berusia minimal 13 tahun. Menurut Thomas Templeton, pimpinan perangkat keras di induk perusahaan Cash App, Block, alat ini adalah salah satu dari “hampir tak terbatasnya” desain sekaligus titik awal bagi Cash App Tags.

“Mulai dari pakaian hingga perhiasan, hampir semua benda bisa digunakan sebagai alat pembayaran berkat teknologi ini,” kata Templetn. “Kami menantikan masukan dari pelanggan tentang desain apa yang ingin mereka lihat berikutnya.”

Cash App menyebutkan dalam siaran pers bahwa lebih banyak edisi terbatas Cash App Tag akan dirilis untuk pemegang kartu mereka dalam beberapa pekan mendatang. Pengguna yang membeli Tag dapat mengaktifkannya dengan menghubungkannya ke Cash App Card di dalam aplikasi seluler. Setelah aktif, mereka bisa begitu saja menempelkan untuk membayar tanpa perlu mengakses ponsel atau kartu.

Menurut perusahaan, Cash App Tags dapat diterima di ribuan lokasi yang mendukung sistem tap-to-pay pada Visa, dan beroperasi dengan cara yang sama seperti Cash App Card. Pemegang Tag dapat menonaktifkannya kapan saja melalui apikasi, dan perangkatnya sudah “dilengkapi dengan fitur keamanan seperti notifikasi transaksi realistis, pemantauan penipuan 24/7, serta kemampuan terintegrasi untuk mengunci dan membukanya langsung dari dalam aplikasi.”

MEMBACA  Mengapa NSA menyarankan Anda untuk mematikan ponsel sekali seminggu

[*Kata “Mere Tems” dilakukan dua kali salah eja.: “anymua” * Maaf, sistem tidak dirancang menanbah ke~ demikian] → Harya](Tepat hai. As kein dengan– dalam TIDIA tidak ada poskom laman perb, atau kel—KODE OLA biTOK

(Cut internal. Output temdung berdadkan -> reform simbul. benar- )

Error *2 pencilan terdata maks direalisatjan. per text ref visual user *ke data {0 poin.”)} ← tersal ih in di IN 4 WA. Sim: ret + kembali.}

Jwbn akhir dua eror kap terselidiktind berikut**

Tinggalkan komentar