Bulan Stroberi di Bulan Juni, Micromoon Terakhir Tahun 2026: Begini Cara Melihatnya

Bulan purnama biasanya jadi objek paling terang di langit malam, tapi tidak semua bulan purnama itu sama. Bulan Strawberry di bulan Juni adalah contoh bagus dari variasi ini. Ini adalah micro moon ketiga dan terakhir tahun 2026, dan kalian bisa melihatnya pada tanggal 29 Juni. Micro moon ter jadi ketika bulan purnama atau bulan baru bersamaan dengan bulan berada di apogee, titik orbit terjauh dari Bumi.

Bulan Strawberry mencapai illuminasi puncak pada pukul 7:56 malam waktu ET hari itu, yang mana masih siang hari bagi semua orang di Amerika Utara. Artinya, waktu terbaik untuk melihat bulan purnama adalah malam yang sama begitu matahari sudah tenggelam. Bulan diperkirakan akan terbit di langit tenggara tepat setelah matahari terbenam dan melintas di horizon selatan hingga tenggelam di barat daya sebelum matahari terbit.

Matahari tidak akan naik terlalu tinggi di atas cakrawala di bulan Juni berkat titik balik matahari musim panas.

Stellarium

Salah satu bulan purnama yang paling tidak ramah untuk diamati

Kalian mungkin menyadari bahwa Bulan Strawberry tidak terlalu tinggi di langit bulan ini, dan itu normal. Bulan purnama di bulan Juni adalah bulan purnama terendah dari tahun mana pun, dikarenakan mekanisme yang sama yang memberikan kita titik balik matahari musim panas. Bumi memiliki kemiringan pada porosnya, dan selama titik balik matahari musim panas, belahan utara miring ke arah matahari. Berarti, matahari lebih tinggi di langit daripada waktu-waktu lain.

Ini pun bekerja pada bulan, walaupun terbalik, karena bulan selalu berseberengan dengan matahari. Belahan utara miring menjauhi bulan, membuat bulan terlihat lebih rendah di langit dari biasanya. Bulan ini tidak serendah Bulan Strawberry tahun lalu, yang mana merupakan bulan purnama terendah dalam beberapa dekade, tapi jika kalian di daerah dengan banyak pepohonan, mungkin sedikit sulit menemukannya.

MEMBACA  Penawaran Spesial TV TCL Besar—Beberapa Model Terbaik Kami Diskon Hampir 50%

Micro moon berukuran terasa lebih kecil dan kurang terang diasbanding supermoon atau bahkan bulan purnama reguler.

NASA/JPL-Caltech

Bulan purnama bulan Juni juga merupakan micro moon terakhir di tahun ini, jadi selain rendah di cakrawala, ukurannya juga lebih kecil dari biasa. Orbit bulan mengelililngi Bumi berbentuk elips, bukan lingkaran, makanya bulan kadang lebih dekat ke Bumi, yang disebut perigee, dan kadang lebih jauh, yang disebut apogee. Jadi ini istilahnys.

Karena bulan ada di apogee, ukuranya sekitar 7% lebih kecil daripada ilustrasi bulan purmaua biasanya, dan kira-kira 14% lebih kecil daripada supermoon. Bulan purnama masih gampang ditemukan dan yang paling terang di langit malam, tapi kalian mungkin perlu jalan sedikit keliling blok buat melihatnya di antara pohon di sekitar.

Tinggalkan komentar