Berhenti Menggunakan Cotton Bud untuk Membersihkan Telinga. Sungguh.

Membersihkan Telinga dengan Benar: Cara Aman dan Efektif

Menjaga kebersihan telinga dan menghilangkan penumpukan kotoran telinga berlebihan sangat penting untuk kebersihan dan kesehatan telinga — tetapi ada cara yang benar dan salah untuk melakukannya. Meski banyak orang terbiasa melakukannya, Anda tidak boleh menggunakan cotton bud untuk membersihkan kotoran telinga. Ini alasannya mengapa metode ini usang dan solusi yang lebih aman untuk mencegah pendengaran teredam serta menjaga earbud favorit Anda tetap bersih.

Fakta tentang Cotton Bud

Cotton bud, atau yang lebih dikenal sebagai Q-tip, adalah alat paling umum digunakan untuk membersihkan telinga. Namun, alat ini justru berpotensi mendorong kotoran lebih dalam alih-alih mengeluarkannya. Jika dipaksakan, cotton bud bisa membuat kotoran mengeras dan menyumbat saluran telinga, memperburuk pendengaran.

Lebih parah lagi, memasukkan cotton bud terlalu dalam bisa melukai gendang telinga. Saluran telinga hanya sekitar 2,5 cm, jadi kesalahan kecil bisa berakibat fatal. Beberapa kasus bahkan melaporkan cedera serius karena menggunakan cotton bud sambil menerima telepon.

Sebaiknya, gunakan cotton bud hanya untuk bagian luar telinga, bukan salurannya.

Cara Membersihkan Telinga yang Benar

Meski terkesan menjijikkan, kotoran telinga sebenarnya penting karena:

  • Melumasi saluran telinga.
  • Melindungi gendang telinga.
  • Memiliki sifat antibakteri & antijamur.

    Kotoran telinga juga bersifat self-cleaning, jadi sebenarnya Anda tidak perlu membersihkan bagian dalam telinga kecuali ada masalah.

    Namun, beberapa orang menghasilkan lebih banyak kotoran, terutama pemakai alat bantu dengar. Jika mengganggu, konsultasikan ke dokter.

    Beberapa metode aman untuk membersihkan telinga:

    1. Lap dengan kain basah – Cukup bersihkan bagian luar telinga.
    2. Irigasi dengan air hangat – Teteskan air hangat/minyak mineral, lalu miringkan kepala agar kotoran keluar.
    3. Obat tetes telinga OTC – Gunakan sesuai petunjuk, hindari jika gendang telinga rusak.

      Yang Harus Dihindari

  • Ear candling – Berisiko luka bakar & perforasi gendang telinga.
  • Alat pembersih dalam telinga – Bisa melukai saluran telinga.
  • Benda tajam – Seperti peniti atau korek kuping, bisa menyebabkan perdarahan.

    Siapa yang Tidak Boleh Membersihkan Telinga Sendiri?

    Penderita diabetes atau pengguna pengencer darah harus lebih berhati-hati karena risiko perdarahan lebih tinggi. Jika ragu, lebih baik konsultasi ke dokter.

    FAQ

    Apa cara teraman membersihkan telinga?
    Gunakan kain basah untuk bagian luar atau metode irigasi. Hindari cotton bud karena risiko cedera.

    Apakah membersihkan kotoran telinga perlu?
    Tidak selalu. Kotoran telinga melindungi telinga. Bersihkan hanya jika menyebabkan nyeri atau gangguan pendengaran.

MEMBACA  Kobo mengumumkan pembaca e-ink berwarna pertamanya