Jumlah kendaraan listrik di jalan raya global terus meningkat. Ledakan adopsi EV telah mendorong pengembangan infrastruktur pengisian daya yang cepat, efisien, serta mudah diakses.
Sayangnya, ekspansi ini juga menghadirkan risiko keamanan siber yang masih minim dikaji dan memiliki sedikit solusi praktis hingga saat ini. Cristina Alcaraz, peneliti keamanan infrastruktur di Universitas Malaga, Spanyol, menjelaskan bahwa kerentanan stasiun pengisian daya berasal dari integrasi berbagai komponen fisik dan digital. Ia berpendapat arsitektur rumit ini bukan hanya memastikan pengisi daya berfungsi optimal, tetapi juga memicu rentetan celah keamanan baru yang berdampak luas. Eksposur terhadap serangan tidak hanya membahayakan keberlanjutan adopsi EV, tapi juga ketabilan jaringan listrik di negara-negara tempat pengisi daya beroperasi.
Mehghad