Apa lagi yang bisa mereka lakukan, yang saat ini mereka nggak lakuin?
Maksudku, lihat, menurut saya ide yang konyol itu adalah mengaktifkan dan menjatuhkan banyak terminal Starlink di Iran. Ya, itu bakal seru sih. Saya bakal dukung kontrak, Anda tahu, kontrak pemerintah AS untuk melakukan itu, karena biayanya lebih murah daripada membeli beberapa rudal ini. Dan kita udah menguasai wilayah udaranya, kan. Anda tahu, mereka nggak punya pertahanan udara. Saya rasa setiap ponsel, setiap smartphone yang diproduksi setelah tahun 2020 atau 2021 punya kemampuan untuk terhubung ke internet satelit.
Itu cuma masalah menekan tombol. Untuk melakukannya, kita butuh undang-undang dari Kongres atau peraturan presiden, dan mungkin beberapa jaminan ke penyedia layanan seluler bahwa kalau mereka menyediakan akses seluler ke Iran, kita nggak akan menjatuhkan sanksi. Kita nggak akan menegakkan aturan ini.
Apa Anda punya tebakan atau hipotesis yang terinformasi tentang kenapa tombol-tombol sesederhana ini nggak ditekan?
Saya rasa aja masalah ini belon ada di radar mereka …
Bahwa Anda harus menghubungkan kembali sebuah negara dengan berapa banyak penduduk? Sembilan puluh tiga juta orang?
Pertama, saya pikir hal itu belum tentu ada di radar mereka. Kedua, hal itu bukan prioritas, karena menurut saya kalau orang yang tepat tahu tentang ini, mereka bakal lakukan hari ini.
Ya, mudah-mudahan ada yang dengerin. Maksudku, ini keliatan sangat jelas.
Cukup jelas, kan? Dan ini salah satu hal di mana kita berhasil mendaratkan manusia di bulan, kan? Kita udah memecahkan tantangan yang jauh lebih rumit.
Ini adalah negara dengan 93 juta orang. Penetrasi smartphone-nya sangat tinggi. Orang-orang menggunakan barang ini, kan? Ini seperti bagian yang jelas dari teka-teki yang belom terpasang.
Apa yang kita semua lewatkan dalam semua pembicaraan tentang selat dan harga bensin? Apa yang kita lewatkan dari 93 juta orang itu?
Nggak ada dari kita yang kebal terhadap kenaikan biaya hidup dan dampaknya pada kehidupan kita.
Tentu saja.
Tapi itu adalah masalah yang sangat kecil—saya nggak mau bilang “ketidaknyamanan,” karena saya tahu itu lebih dari sekedar itu—tapi itu kecil jika dibandingkan dengan soal hidup dan mati serta kebebasan yang dihadapi orang-orang ini setiap hari. Saya punya banyak contoh orang Iran yang maju dan bilang, “Hei, lihat, kami ingin terhubung dengan dunia luar. Kami ingin bisa belajar di universitas kalian. Kami ingin bisa belajar dari institusi kalian. Kami ingin kalian datang dan berinvestasi di negara kami.”
Sebenarnya, rezim itu bahkan merayu investasi asing, dan, Anda tahu, saya bakal bilang, “Hei, perusahaan asing, jangan kirim staf Anda ke sana sebelum mereka memberi jaminan bahwa mereka tidak akan menyandera orang,” karena mereka sering melakukan itu.
Jadi situasinya rumit banget karena cerita ini nggak ada pihak baiknya. Pihak baiknya adalah rakyat Iran. Amerika Serikat, Republik Islam Iran, dan Israel, ketiga entitas ini tidak punya kepentingan rakyat Iran sebagai agenda mereka. Dan saya tantang Anda untuk menunjukkan sebaliknya.