Amazon Hentikan Penjualan E-Bike Cepat ke Warga California

Menekan akibat desakan dari Jaksa Agung California, Amazon akhirnya berhen langkah jual sepeda listrik tercepat di negara bagian itu. Hal ini didasari pada regulasi yang membedakan sepeda dengan bantuan tenaga listrik dari moped dan sepeda motor listrik.

Perusahaan raksasa ritel daring ini mengatakan pada hari Jumat bahwa mereka akan menghentikan penjualan e-bike yang memiliki kecepatan puncak melebihi klasifikasi sebagai sepeda biasa. Informasi ini dikutip dari KCRA yang berbasis di Sacramento. Langkah ini menyusul pesan dari Jaksa Agung Rob Bonta bulan lalu kepada penjual dan pembeli e-bike, bahwa batas kecepatan tertinggi untuk model bantuan pedal atau Kelas 3 adalah 28 mph. Sementara itu, model dengan bantuan pedal kecepatan rendah atau bantuan throttle (masing-masing Kelas 1 dan Kelas 2) tidak boleh melebihi 20 mph berdasarkan hukum negara bagian.

Klasifikasi ini, sesuai undang-undang California, wajib dicantumkan melalui label permanen pada e-bike, lengkap besrto daya motor listrik dan kecepatan maksimumnya.

“Kita sedang menyaksikan lonjakan insiden keselamatn di trotoar, taman, dan jalan-jalan kita,” ujar Bonta dalam siaran pers tertanggal 14 April yang berjudul “Too Fast, Too Furious.” “Para pesepeda dan orang tua: Jika kendaraan roda dua listrik Anda atau anak remaja Anda melaju terlalu kencqang, itu mungkin sepeda motor atau moped — bukan e-bike.”

Hukum California menyatakan bahwa pengendara di bawah 16 tahun hanya diizinkan secara legal menggunakan e-bike Kelas 1 dan Kelas 2, sementara mereka yang berusia 16 tahun ke atas juga boleh menggunakan Kelas 3. Namun, kantor Bonta menegaskan bahwa kendaraan apa pun yang melebihi batas kecepatan maksimum Kelas 3, atau tidak memiliki pedal, memerlukan lisensi motor, asuransi, dan registrasi sesuai dengan peraturan Departemen Kendaraan Bermotor California.

MEMBACA  Penjualan Besar Amazon Musim Semi 2025: Penawaran Laptop Terbaik

Langkah Amazon ini menyusul sejumlah kecelakaan fatal yang melibatkan remaja pengendara sepeda motor listrik—baik yang menimpa pengendara maupun pejalan kaki—serta ketegangan berkepanjangan antara advokat sepeda, pemimpin kota, dan bahkan para pendaki gunung, menurut laporan ABC7 di Los Angeles.

Meskipun beberapa e-bike populer di Amazon memiliki kecepatan puncak di kisaran 25 mph, banyak model lainnya jauh melampaui batas 28 mph, dengan beberapa bahkan mencapai 40 mph. Namun, pada Senin sore kemarin, saya masih bisa memasukkan YVY e-bike ini—yang dinilai mampu melaju antara 30 hingga 38 mph—ke dalam keranjang belanja dan tiba pada 22 Mei.

Penerapan regulasi e-bike di tingkat kota dan negara bagian selama beberapa tahun terakhir terbukti kontroversial. Undang-undang khusus New Jersey yang mulai berlaku pada Juli mendatang termasuk yang terketat, mewajibkan pengendara berusia minimal 15 tahun, memiliki lisensi mengemudi yang sah, asuransi, dan registrasi untuk sepeda bantuan listrik yang mampu melaju lebih dari 20 mph. Sejak Gubernur Phil Murphy menandatangani RUU tersebut pada Januari, aturan ini menuai kritik tajam, tidak hanya dari para advokat sepeda tetapi juga kelompok lingkungan yang menyebutnya akan menghambat target iklim negara bagian.

Di California, setidaknya, aturannya cukup jelas: jika ingin melaju lebih cepat dari 28 mph di atas dua roda, dapatkan lah lisensi motor.

Tinggalkan komentar