Air Keruh dan Beberapa Jarum Benang: Misteri Pelana Lubang Manhole New York

Belakangan ini, sebuah pertanyaan yang agak fantastis berhasil menyita perhatian warga New York dan tabloid lokal: Siapa yang bolak-balik keluar masuk lubang manhole di berbagai penjuru kota, dan apa yang sebenarnya mereka lakukan di sistem saluran pembuangan?

Pada 5 Mei lalu, rekaman kamera keamanan memperlihatkan tiga orang memakai sepatu boots tinggi memasuki sebuah manhole di Queens. Kemudian, pada dini hari 29 Mei, kamera lain kembali menangkap sekelompok orang yang muncul dari manhole di Brooklyn. Di hari yang sama, sebuah kelompok lain terlihat muncul dari manhole Brooklyn lainnya, bermil-mil dari lokasi pertama. Beberapa dari mereka mengenakan senter kepala, dan yang lainnya membawa benda yang tampak seperti sekop dan senter genggam.

Kepolisian New York berspekulasi bahwa orang-orang tersebut adalah pencari barang bekas yang memburu perhiasan, senjata, atau benda berharga lainnya. Tapi tak ada yang tahu pasti, maka dari itu WIRED menghubungi beberapa kreator konten eksplorasi perkotaan yang aktif di New York City. Di platform seperti TikTok, YouTube, dan Instagram, para kreator “urbex” — biasanya remaja laki-laki atau pria muda yang membuat video dalam kelompok kecil — menjelajahi tempat-tempat terbengkalai atau susah diakses, seperti pabrik mati, rumah mewah yang rusak, dan terowongan bawah tanah.

Para kreator yang berbincang dengan WIRED mengatakan mereka tak mengenali orang dalam rekaman tersebut. Pada umumnya, mereka juga tidak mengklaim bahwa para penjarah selokan itu adalah bagian dari komunitas mereka.

Tidak ada benda berharga di bawah sana selain “air kotoran dan beberapa jarum suntik,” kata salah satu kreator. “Dan selokan itu cukup berisiko karena praktis tidak ada sinyal handphone di sana.” (Karena eksplorasi semacam ini ilegal, para kreator berbicara dengan syarat anonim.)

MEMBACA  Apple Bayar $250 Juta untuk Selesaikan Tuduhan Menyesatkan Pembeli iPhone soal AI

“Tidak ada yang main-main ke selokan,” ujar kreator lainnya saat WIRED bertanya apakah para pria itu mungkin bagian dari komunitas urbex. “Sistemnya sudah sangat tua dan orang-orang tidak banyak tahu tentangnya.” Orang-orang di video itu “terlalu canggih untuk urusan begituan,” kata kreator itu, sembari menunjuk pada fakta bahwa beberapa dari mereka berganti pakaian setelah mereka muncul.

Kreator lain mengklaim bahwa terowongan kereta bawah tanah dan stasiun-stasiun terbengkalai adalah lokasi syuting yang lebih oke, seraya menambahkan bahwa orang bisa mendapatkan bidikan dari kereta yang melaju dan “grafiti premium.”

Pada 2010, New York Times pernah mengikuti tur berpemandu di bawah tanah New York City, termasuk bagian sistem selokan yang memiliki akses di Taman Van Cortlandt di Bronx dan Taman Kissena di Queens. Artikel itu menyebutkan deskripsi mengenai “kondom dan sisa-sisa tisu toilet yang lengket” mengambang di “air kecokelatan keruh,” namun tidak ada sedikit pun membahas grafiti yang megah.

Kreator lainnya menuturkan bahwa salah satu daya tarik memasuki lubang got adalah kemungkinan menemukan rel trem yang ditinggalkan. Mereka mengaku mengetahui “beberapa orang yang memang masuk manhole selokan demi sensasi eksplorasi itu sendiri,” tapi menambahkan bahwa itu sudah “lama sekali,” daan “di scene urbex saat ini, tidak ada yang tau persis lubang manhole mana yang harus dibuka untuk mengakses jalur trem tersebut.”

“Beberapa orang masuk ke selokan yang berbeda-beda di seluruh NYC terasa mencurigakan bagi saya,” ucap kreator itu. “Ini mungkin lebih dari sekadar eksplorasi.”

NYPD dan Departemen Perlindungan Lingkungan New York City (DEP), yang mengelola sistem pembuangan limbah, sama-sama memberi tahu WIRED bahwa mereka telah menyelidiki lokasi-lokasi sistem pembuangan yang ditampilkan dalam rekaman pengawasan dan menyatakan bahwa situasi tersebut tidak menimbulkan ancaman bagi keselamatan publik. (DEP juga menekankan bahwa aktivitas macam itu “melanggar hukum dan sangat berbahaya.”)

MEMBACA  Apa Itu Bank dan Apa Fungsinya?

WIRED tidak berhasil menemukan konten urbex terkini yang menampilkan sistem pembuangan air kotor New York City. Jenis konten yang paling umum adalah yang memperlihatkan terowongan kereta bawah tanah, stasiun kereta bawah tanah yang ditinggalkan, dan atap-atap gedung pencakar langit di Manhattan yang tidak terbuka untuk umum.

Tinggalkan komentar