Adaptor 3-in-1 untuk Starlink Mini: Solusi Semprurna untuk Pasokan Daya

Kabel Stargear 3-in-1 untuk Starlink Mini

**Kesimpulan utama ZDNET**
Cara sempurna untuk menyalakan Starlink Mini Anda, dari sumber daya apa pun!

* Bisa menggunakan adaptor daya bawaan, sumber daya 12V mobil, *dan* daya USB-C.
* Terdapat layar digital bawaan yang juga dilengkapi saklar daya praktis.

Ikuti ZDNET: Tambahkan kami sebagai sumber pilihan di Google.


Starlink Mini adalah perangkat yang luar biasa, dan kinerjanya jauh melampaui ekspektasi saya. Perangkat kerasnya tak tertandingi, dan setelah berbulan-bulan digunakan intensif, dibawa keliling dunia serta terpapar hujan, salju, embun beku, dan terik matahari, perangkatnya masih terlihat dan berfungsi seperti baru. Satu-satunya hal yang perlu saya ubah adalah cara menyalakannya.

**Juga:** Sistem internet off-grid ini adalah senjata rahasia saya saat badai musim dingin memadamkan listrik

Perangkat bawaan mengasumsikan Anda akan menggunakan colokan listrik standar, tetapi dalam situasi *off-grid*, colokan listrik itu langka atau, saat tersambung ke *power station* portabel, bukan cara paling efisien untuk memanfaatkan daya yang terbatas.

Saya Senang Memiliki Pilihan

Syukurlah, banyak aksesori yang memungkinkan saya menyalakan Starlink Mini menggunakan USB-C, dan juga ada *power bank* yang dirancang khusus untuk perangkat ini.

**Juga:** Ingin Starlink Mini off-grid? *Power bank* ini membuat perangkat saya tetap online berjam-jam

Namun, opsi-opsi itu mengharuskan kita membawa banyak kabel. Yang saya inginkan adalah satu kabel untuk menguasai semuanya — dan sekarang, berkat kabel Stargear 3-in-1 USB-C/Adaptor Mobil/DC ke DC, keinginan itu terwujud.

Di satu ujung kabel terdapat jack DC tahan cuaca standar yang masuk ke perangkat Starlink Mini. Jack ini pas betul dengan port di perangkat dan menciptakan segel kedap udara.

MEMBACA  Kasur Organik Terbaik (2025): Bersertifikat Bebas Racun, Tidur Alami yang Nyaman

**Juga:** Butuh daya di lokasi kemah? *Battery station* portabel ini punya pasokan untuk beberapa hari

Di ujung lainnya ada tiga konektor yang menawarkan fleksibilitas terbesar dalam menyalakan perangkat. Ada jack DC standar yang cocok dengan colokan AC resmi Starlink, serta aksesori pihak ketiga lain yang menggunakan daya DC 12V-30V, seperti *power bank*. Artinya, jika Anda ingin menyalakan kabel sesuai cara yang SpaceX rancang, itu bisa dilakukan.

Adrian Kingsley-Hughes/ZDNET

Di samping jack DC ini, ada konektor USB-C yang mampu menangani daya hingga 140W (20V/28V DC). Menurut spesifikasi SpaceX, daya minimal 100W diperlukan untuk operasi yang stabil dan andal dalam segala kondisi cuaca. Namun, berdasarkan pengalaman saya, daya 60W mungkin masih bisa digunakan, tetapi pastikan untuk mengujinya terlebih dahulu karena tidak semua sumber daya akan bekerja, dan yang berhasil pun mungkin masih tidak stabil.

**Juga:** Saya kira mengganti baterai AirTag dengan baterai isi ulang adalah ide bagus — ternyata tidak

Konektor ketiga adalah adaptor mobil 12V–24V, menjadikannya cara ideal untuk menyalakan perangkat di kendaraan, terutama truk dan RV. Ini juga bagus untuk *power station* portabel karena banyak yang memiliki colokan 12V.

Kabel ini memiliki layar digital pintar dan saklar on/off yang praktis.

Adrian Kingsley-Hughes/ZDNET

Ada Fitur Lebih pada Kabel Ini

Ada juga tampilan digital tegangan yang menunjukkan konsumsi daya perangkat, yang merupakan fitur menarik, tetapi yang lebih saya sukai adalah tombol on/off yang memungkinkan Anda me-*reboot* perangkat tanpa mencabutnya atau mematikan sumber daya. Kemungkinan mematikan perangkat secara tidak sengaja saat unduhan penting atau *streaming* video dapat dihilangkan karena Anda harus menekan dan menahan tombol untuk mematikannya.

MEMBACA  Siaran Langsung Sepak Bola Bundesliga: Cara Menonton Stuttgart vs. Bayern Munich dari Mana Saja

**Juga:** 10 kabel dan konektor unik yang seharusnya digunakan semua orang (dan harganya kebanyakan murah)

Konektor-konektornya juga dilengkapi pelindung karet yang saya sarankan untuk disimpan. Sayangnya, pelindung itu tidak terpasang permanen pada kabel, jadi Anda harus berhati-hati jika ingin menyimpannya. Untungnya, kabel ini datang dengan tas pembawa berlapis sehingga Anda bisa menyimpan kabel dan ujung-ujungnya dengan rapi saat berpetualang.

Pelindungnya berguna untuk mencegah kotoran dan debu masuk ke berbagai konektor.

Adrian Kingsley-Hughes/ZDNET

Kabel ini panjangnya 10 kaki/3m, dan semua kabelnya terbuat dari kawat 16AWG tebal dan kokoh, jadi bebas kusut, tahan cuaca hingga IP54 (perlindungan terhadap masuknya debu terbatas, cipratan air, dan hujan), serta tidak ada masalah menangani kebutuhan daya perangkat Starlink Mini selama berjam-jam atau bahkan berhari-hari.

Tas pembawanya praktis untuk menjaga semuanya tetap rapi.

Adrian Kingsley-Hughes/ZDNET

Saran Pembelian ZDNET

Saya telah menggunakan kabel Stargear 3-in-1 untuk menyalakan perangkat Starlink Mini saya selama berhari-hari dari berbagai sumber daya, dan saya sama sekali tidak mengalami masalah. Ini adalah pengganti yang sempurna untuk kabel bawaan, dan menawarkan fleksibilitas besar untuk menyalakan perangkat dari berbagai sumber, baik di rumah maupun di luar negeri, saat pemadaman listrik atau darurat, atau saat berkemah dan bekerja *off-grid*.

Dengan harga $40, ini merupakan peningkatan yang fantastis bagi mereka yang perlu menggunakan perangkat Starlink Mini mereka saat jauh dari colokan AC.

Tinggalkan komentar