4 Halangan Penting tentang Chip Vera Rubin Baru Nvidia

CEO Nvidia Jensen Huang mengumumkan dalam ajang CES 2026 di Las Vegas bahwa platform superchip baru mereka, yang dinamai Vera Rubin, tetap berjalan sesuai jadwal dan akan diluncurkan tahun ini.

Ini merupakan salah satu inti sari dari keynote yang sangat dinantikan tersebut. Mengingat posisi Nvidia sebagai pemain dominan yang menggerakkan industri AI, kehadiran lini chip baru jelas menjadi hal yang signifikan. Berikut empat hal yang perlu diketahui seiring kita menantikan kehadiran Vera Rubin nanti.

1. Terdapat 6 chip baru dalam platform Rubin

Nvidia memperkenalkan enam chip pada platform Rubin, salah satunya adalah superchip Vera Rubin yang menggabungkan satu CPU Vera dan dua GPU Rubin dalam satu prosesor.

“Kehadiran Rubin tepat pada waktunya, seiring permintaan komputasi AI untuk pelatihan dan inferensi yang melonjak drastis,” ujar Huang dalam sebuah pernyataan. “Dengan ritme tahunan kami dalam menghadirkan generasi baru superkomputer AI — serta desain bersama yang ekstrem melintasi enam chip baru — Rubin melompat jauh menuju batas berikutnya dari AI.”

2. Lini chip baru ini diperuntukkan bagi perusahaan besar

Perusahaan-perusahaan AI raksasa akan menyatukan beragam bagian dari lini chip baru ini untuk menciptakan superkomputer dahsyat yang menggerakkan produk mereka.

“Sistem-sistem besar inilah yang diincar oleh hyperscaler seperti Microsoft, Google, Amazon, serta raksasa media sosial Meta dengan menggelontorkan miliaran dolar,” tulis Yahoo.

3. Proses produksi Vera Rubin belum sepenuhnya jelas

Nvidia menjamin kepada publik bahwa chip-chip ini akan dirilis tahun, namun waktu pastinya masih belum diketahui.

“Biasanya, produksi chip secanggih ini — yang dibangun Nvidia bersama mitra lamanya TSMC — dimulai dengan volume rendah selama tahap pengujian dan validasi, baru kemudian ditingkatkan secara bertahap,” tulis Wired.

MEMBACA  Pembicaraan Leslye Headland Mengenai Penjahat Sith Baru dalam The Acolyte

Beredar kabar tentang penundaan, sehingga pengumuman di CES ini sepertinya bertujuan untuk meredam kekhawatiran tersebut.

4. Chip-chip ini diharapkan meningkatkan efisiensi AI

Nvidia menjanjikan bahwa superchip Vera Rubin lebih bertenaga dan efisien, yang pada gilirannya akan meningkatkan efisiensi produk-produk AI yang mengandalkannya. Itulah sebabnya perusahaan-perusahaan besar kemungkinan akan antri untuk membeli lini produk baru ini. Huang menyebut chip Rubin dapat menghasilkan token — satuan untuk mengukur keluaran — dengan efisiensi sepuluh kali lebih baik.

Kita masih menunggu rincian lengkapnya — serta kapan chip ini benar-benar memasuki pasar — namun pengumuman ini tentu menjadi berita AI utama dari CES.

Kunjungi hub CES 2026 Mashable untuk berita terkini dan laporan langsung dari ajang teknologi terbesar, di mana jurnalis Mashable melaporkan secara *live*.