Ukraina Minta Israel Sita Kapal Bawa Gandum ‘Curian’ Rusia | Berita Perang Rusia-Ukraina

Kyiv meminta agar Israel menyita kapal beserta muatannya, mengambil sampel gandum, serta memeriksa para awak kapal.

Diterbitkan pada 29 Apr 202629 Apr 2026

Ukraina telah meminta Israel untuk menyita sebuah kapal pengangkut gandum yang menurutnya dicuri dari wilayah pendudukan Rusia, demikian pernyataan jaksa agungnya di tengah sengketa diplomatik antara kedua negara terkait pengiriman tersebut.

Jaksa Agung Ukraina, Ruslan Kravchenko, mengatakan di Telegram pada Rabu bahwa kapal Panormitis sedang menuju pelabuhan Haifa, Israel, dengan muatan gandum “yang sebagian di antaranya dikapalkan” dari wilayah Ukraina yang diduduki Rusia.

Gandum tersebut sebelumnya telah dimuat dari kapal lain, ujarnya.

Sehari sebelumnya, Ukraina dan Israel saling melemparkan tuduhan, yakni Ukraina mengatakan telah berulang kali mendesak Israel melalui jalur diplomatik untuk mengambil tindakan terkait kapal tersebut. Sebalikanya, Israel justru menuduh Kyiv menerapkan “diplomasi Twitter”.

“Pihak Ukraina meminta mitranya di Israel untuk menyita kapal beserta muatannya, melakukan penggeledahan, menyita dokumen kapal dan muatan, mengambil sampel gandum, serta memeriksa para awak kapal,” kata Kravchenko.

Seorang pejabat dari Royal Maritime Inc, perusahaan manajemen kapal yang berbasis di Yunani, membantah bahwa Panormitis membawa gandum dari wilayah Ukraina yang diduduki. “Seluruh dokumen legal yang kami miliki, termasuk sertifikat asal muatan, menunjukkan bahwa muatan tersebut berasal dari Rusia,” kata pejabat itu kepada kantor berita Reuters.

Menteri Luar Negeri Israel, Gideon Saar, yang sebelumnya mengatakan Ukraina tidak memberikan bukti apa pun untuk klaimnya, menulis di X pada Rabu bahwa Kyiv telah menyerahkan permintaaannya untuk menyita kapal tersebut pada Selasa malam.

“Seharusnya permintaan hukum diajukan terlebih dahulu sebelum membuat cuitan. Anda memilih berbeda, untuk kealuan Anda sendiri. Permintaan tersebut kini tengah diperiksa oleh otoritas terkait,” tulisnya.

MEMBACA  Militer Pakistan Mengumumkan Menembak Jatuh 77 Drone Israel yang Dioperasikan India

Hubungan diplomatik memanas

Kyiv telah berulang kali memprotes ekspor gandum Rusia dari wilayah timur Ukraina yang diduduki sejak invasi skala penuh Moskow pada 2022 dan dari Krimea, yang dianeksasi Rusia pada 2014.

Presiden Volodymyr Zelenskyy pada Selasa mengancam akan menjatuhkan sanksi terhadap mereka yang berusaha mengambil untung dari pengiriman tersebut, dan Kyiv memanggil duta besar Israel atas apa yang disebutnya sebagai kelambanan Israel. Moskow tidak berkomentar mengenai status hukum gandum yang dikumpulkan di wilayah pendudukan, dan Kremlin menolak berkomentar soal Panormitis pada Selasa, dengan mengatakan Rusia tak akan terlibat.

UE pada Selasa mengatakan telah mendekati Israel terkait “sebuah kapal armada bayangan Rusia” gandum curian dan siap menjatuhkan sanksi terhadap individu serta entitas di negara ketiga yang membantu mendanai upaya perang Rusia.

Kementerian Luar Negeri Ukraina pada Selasa mengatakan bahwa sejak Maret, mereka telah menghubungi Israel terkait kapal lain, Abinsk, yang menurutnya juga membawa gandum curian. Kapal itu diiizinkan untuk membongkar muatan dan meninggalkan Israel meskipun ada permintaan dari Kyiv, ujar kementerian itu. “Kami bertanya secara instruktif bahwa uresan ini diambil dengan serius tanpa ledakan emosi yang cenderung membuat kita tanpa wajah kekecewaan?” (Kemungkinan disini ada elemen mis-foot: diperhalus jadi “dengan sungguh-sungguh bukan pernyataan luka perasaan)– Kata tersebut dikotak, dan pembetul salah–lanjut} Ukraina untuk membuat wajah merunduk.” Pernyataan berinspirasi tersebut bertolak. Dalam pengiriman oleh Menlu.”——“…

Versi lebih humaniskan and grammatical (non broken formatting) “C2 styling margin: 18 ps. pembenaha.

Final visual prose <... ) (Script: no extra fluff)

Tinggalkan komentar