Thunder-Timberwolves: OKC Kalahkan Minnesota di Game 5, Lolos ke Final NBA | Berita Bola Basket

Oklahoma City Thunder Menutup Seri Lawan Minnesota Timberwolves di Game 5 dan Melaju ke Final NBA Pertama Sejak 2012

Sebelum bola masuk ke ring, Shai Gilgeous-Alexander sudah membentangkan tangannya lebar-lebar untuk merayakan.

Cason Wallace mengangkat lengan kanannya tinggi-tinggi, menunggu bola menyentuh jaring. Dan tak lama kemudian, seperti sudah pasti, bolanya masuk.

Tembakan 3-pointer Wallace di sudut tepat sebelum bel berbunyi menjadi penutup kuarter pertama yang dominan bagi Gilgeous-Alexander dan Oklahoma City Thunder. Mereka memanfaatkan awal yang panas ini untuk meraih kemenangan kandang 124-94, mengakhiri final Wilayah Barat di Game 5 pada Rabu.

Gilgeous-Alexander mencetak 34 poin, delapan assist, dan tujuh rebound saat Thunder menutup seri best-of-seven ini.

"Gak mau balik lagi ke Minnesota soal perjalanan, dan pengen fans bisa nikmatin momen ini bareng kami," kata Gilgeous-Alexander.

Thunder lolos ke Final NBA untuk pertama kalinya sejak 2012 dan kelima kalinya dalam sejarah franchise. Tiga penampilan sebelumnya terjadi saat klub masih berbasis di Seattle.

Oklahoma City akan menjadi tuan rumah Game 1 final melawan Indiana Pacers atau New York Knicks pada 5 Juni.

"Seneng sama momen ini, tapi ini bukan tujuan kami," ujar Gilgeous-Alexander. "Ini bukan akhir perjalanan kami."

Hasil di Rabu malam sudah terlihat sejak awal, dengan Thunder mengubur Timberwolves di bawah tekanan pertahanan ketat dan permainan kreatif Gilgeous-Alexander, Jalen Williams, dan Chet Holmgren.

Oklahoma City langsung memastikan kemenangan, unggul 17 poin di kuarter pertama dan 33 poin saat turun minum.

Timberwolves mengakhiri musim di final Wilayah Barat untuk tahun kedua berturut-turut.

"Aku bakal kerja keras musim panas ini," kata bintang Timberwolves Anthony Edwards. "Ga ada yang bakal kerja lebih keras dari aku, itu pasti."

MEMBACA  The Outer Worlds 2 Rilis dengan Harga $80, Ikuti Tren Baru di Dunia Game

Gilgeous-Alexander membagikan lima assist hanya di kuarter pertama, sekali lagi membuktikan kenapa dia terpilih sebagai MVP NBA.

Setelah Timberwolves mencetak poin pertama, Gilgeous-Alexander terlibat dalam lima skor Thunder selama rally 11-0 yang memulai dominasi mereka.

Dalam momen itu, dia memberi empat assist—tiga di antaranya ke Holmgren—dan menambah sendiri dengan finger roll.

Di Game 4, Timberwolves sempat start panas tapi akhirnya kalah 128-126. Kali ini, mereka langsung kesulitan di ofensif, hanya mencetak 1 dari 11 tembakan di lima menit pertama.

Gilgeous-Alexander sendiri mengalahkan skor Timberwolves di kuarter pertama (12-9) dan terlibat dalam 24 dari 26 poin Thunder di kuarter itu.

Timberwolves malah lebih banyak turnover (14) daripada field goal (12) di babak pertama, dan totalnya mencapai 21 turnover.

Holmgren mengumpulkan 22 poin dan tujuh rebound, sementara Williams mencatat 19 poin, delapan rebound, dan lima assist.

"Mereka bikin aku merasa kayak main basket AAU lagi, kayak umur 15 tahun," kata Gilgeous-Alexander. "Ini seru banget. Itu yang bikin kami solid—kami sangat menikmati bermain bersama."

Julius Randle memimpin Timberwolves dengan 24 poin, sementara Edwards mencetak 19 poin dari 7/18 tembakan.

"Mereka mendominasi sejak awal," akui Edwards. "Ga bisa ngapa-ngapain selain salut sama mereka. Mereka datang dengan persiapan matang."