Seri Cricket Afghanistan vs Sri Lanka Batal Akibat Perang Iran | Berita Cricket

Afghanistan rencananya akan menjadi tuan rumah bagi Sri Lanka dalam seri enam pertandingan di Uni Emirat Arab, yang telah terkena dampak serangan dari Iran.

Simak artikel ini | 2 menit

info

Diterbitkan Pada 10 Mar 202610 Mar 2026

Klik di sini untuk membagikan di media sosial

share2

plus2googleTambahkan Al Jazeera di Googleinfo

Sri Lanka telah menunda tanpa batas waktu seri kriket enam pertandingan *limited-overs* melawan Afghanistan yang sedianya akan dimulai di Uni Emirat Arab (UEA) pekan ini, akibat konflik yang tengah berlangsung di Timur Tengah.

“Kami terpaksa membatalkan karena situasi penerbangan… dan pertempuran yang masih terjadi di kawasan itu,” ujar seorang pejabat Sri Lanka Cricket kepada kantor berita AFP pada Senin.

Artikel Rekomendasi

list of 3 itemsend of list

Kedua tim dijadwalkan bermain tiga pertandingan internasional T20 di Sharjah pada 13, 15, dan 17 Maret, serta tiga pertandingan internasional *one-day* di Dubai pada 20, 22, dan 25 Maret.

Seandainya terlaksana, ini akan menjadi kali pertama Afghanistan menjadi tuan rumah seri bilateral melawan Sri Lanka.

Pertikaian telah meluas di Timur Tengah sejak Amerika Serikat dan Israel menyerang Iran pada 28 Februari, yang dibalas dengan serangan balasan dari Teheran.

Konflik ini telah mengganggu penerbangan di seluruh kawasan, termasuk di Dubai, di mana bandara sempat ditutup seiring Iran meluncurkan drone dan misil ke sejumlah target di Teluk.

Afghanistan belum pernah sekalipun menjadi tuan rumah pertandingan kriket internasional, dan selama ini harus memainkan pertandingan kandangnya di India atau UEA.

Sebelumnya, Sri Lanka menunjuk mantan pemain *Test* Afrika Selatan, Gary Kirsten, sebagai pelatih baru mereka setelah Sanath Jayasuriya mengundurkan diri menyusul kegagalan tim di babak awal Piala Dunia T20.

MEMBACA  Blinken Mengatakan Pembicaraan Saat Ini 'Mungkin Terakhir' Kesempatan Untuk Membebaskan Tawanan dari Gaza | Berita Konflik Israel-Palestina

Sri Lanka Cricket menyatakan Kirsten akan memulai kontrak dua tahun pada 15 April, meskipun kontrak Jayasuriya sebenarnya baru berakhir pada akhir Juni.

Kirsten sebelumnya menjabat sebagai pelatih India dari 2008 hingga 2011, serta pelatih Afrika Selatan dari 2011 hingga 2013.

Tinggalkan komentar