Ini berita perkembangan. Tiga orang, termasuk seorang anak kecil, terluka karena terkena pecahan peluru di Qatar. Serangan juga dilaporkan terjadi di Uni Emirat Arab, Kuwait, Bahrain, Oman, dan Yordania.
Sistem pertahanan udara di negara-negara Teluk dan Yordania berhasil menembak jatuh rudal serta drone Iran. Ini terjadi setelah serangan udara Amerika Serikat ke Iran semalaman.
Uni Emirat Arab, Qatar, Kuwait, dan Bahrain mengirimkan peringatan kepada warga pada Sabtu malam dan Minggu pagi tentang adanya rudal dan drone yang datang.
Kuwait mengatakan militernya merespons serangan yang mengenai wilayahnya pada Minggu dinihari.
Di Qatar, Kementerian Dalam Negeri menyebut tiga orang terluka akibat pecahan peluru yang berjatuhan setelah peringatan serangan dikeluarkan.
Tiga rudal dari Iran jatuh di Yordania tanpa menimbulkan korban jiwa, kata otoritas di sana.
Pertahanan udara di Uni Emirat Arab juga diaktifkan setelah ada laporan rudal dan drone mendekat dari Iran.
Sirine peringatan berbunyi tiga kali di Bahrain pada Minggu pagi untuk memperingatkan serangan yang datang.
Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengatakan mereka menargetkan sebuah radar milik Amerika Serikat di Kuwait. Mereka juga mengaku menghancurkan pusat komando dan kendali serta hanggar drone di sebuah pangkalan militer yang digunakan pasukan AS di Yordania.
IRGC juga menyebut sebuah fasilitas perawatan jet tempur di Qatar hancur pada pangkalan militer yang juga dipakai AS. Namun pemerintah Qatar mengatakan semua proyektil berhasil dicegat.
Iran mengatakan sebuah platform pendukung dan pengisian bahan bakar kapal induk AS yang berada di pelabuhan Duqm, Oman, juga ditarget. Pelabuhan ini terletak di luar Selat Hormuz. Kantor berita Oman melaporkan daerah kantong Musandam diserang dengan drone pada hari Minggu.
Pasukan AS menyerang sekitar 140 sasaran militer di Iran, kata Komando Pusat Militer AS (CENTCOM). Serangan malam ketiga ini menyusul serangan Iran terhadap sebuah kapal di Selat Hormuz.
Badan Operasi Perdagangan Maritim Inggris mengatakan sebuah kapal kontainer diserang di perairan dekat Oman. Awaknya diselamatkan oleh otoritas setempat.
Sebelumnya, CENTCOM mengatakan IRGC menyerang kapal M/V GFS Galaxy. Kapal itu terbakar dan mengalami kerusakan parah di ruang mesin.
Awak kapal sepanjang 300 meter itu harus meninggalkannya menggunakan sekoci. Kementerian Luar Negeri India mengatakan 11 warga India berada di dalam kapal, 10 orang selamat dan satu orang hilang. Kedutaan di Muskat terus memantau situasi dan meminta semua pihak tenang.
Iran mengatakan telah menutup kembali Selat Hormuz. Selat ini sempat dibuka sebagian setelah Tehran dan Washington menandatangani nota kesepahaman untuk mengakhiri perang pada pertengahan Juni lalu. Iran mengatakan kapal kontainer yang ditargetkan di Selat Hormuz menggunakan jalur yang tidak disetujui.
Selat ini masih menjadi masalah utama antara AS dan Iran setelah AS dan Israel memulai perang melawan Iran pada bulan Februari.