Seluruh 116 Korban Luka dalam Kebakaran Resort Ski Swiss Telah Teridentifikasi

Seluruh 116 orang yang terluka dalam kebakaran bar di resor ski Swiss kini telah teridentifikasi, menurut keterangan pejabat.

Sebanyak 40 orang tewas ketika api melalap venue ramai di Crans-Montana pada Malam Tahun Baru, dengan rentang usia korban antara 14 hingga 39 tahun.

Sementara semua korban jiwa telah diidentifikasi sebelumnya, pekerjaan untuk menetapkan identitas para korban luka—beberapa di antaranya masih dalam kondisi kritis—terus dilakukan.

Kepolisian Swiss mengonfirmasi pada Senin bahwa 83 orang masih dirawat di rumah sakit, dengan korban luka mencakup setidaknya 12 kewarganegaraan.

Sebagian besar korban luka menderita luka bakar parah, yang dalam beberapa kasus menyulitkan identifikasi, demikian penjelasan polisi.

Penyelidik awalnya menyebut 119 orang terluka, namun angka tersebut direvisi dalam pembaruan terakhir.

Sebuah penyelidikan kriminal telah dilancarkan terhadap pasangan Prancis yang mengelola Bar Le Constellation—tempat nongkrong yang dikenal populer di kalangan anak muda di kota resor ski tersebut, di mana batas usia minum adalah 16 tahun.

Penyelidikan pendahuluan menemukan bahwa kembang api botol yang dibawa terlalu dekat dengan langit-langit kemungkinan menjadi pemicu kebakaran.

Beatrice Pilloud, Jaksa Penuntut Utama Kanton Valais, mengatakan dalam pernyataan bahwa penyelidik sedang meneliti apakah busa akustik di langit-langit venue itu “menjadi penyebab masalah”, serta “apakah material tersebut mematuhi regulasi”.

Detil mengenai sebagian korban jiwa dalam tragedi ini mulai terungkap.

Di antaranya adalah Charlotte Niddam, yang diperkirakan berusia 15 tahun dan merupakan siswi di dua sekolah di Inggris. Keluarganya menulis di media sosial: “Dengan rasa duka yang mendalam, kami mengumumkan meninggalnya putri dan saudari kami yang cantik, Charlotte.”

Ibu dari Arthur Brodard (16) mengkonfirmasi bahwa putranya tewas dalam kebakaran tersebut.

MEMBACA  Bagaimana Dalai Lama Berikutnya Akan Dipilih? | Dalai Lama

Ia berkata dalam pesan video: “Kami dapat mulai berkabung, dengan mengetahui bahwa ia telah tenang dan dalam cahaya.”

Media Italia menyebut nama pegolf junior Emanuele Galeppini (16) juga termasuk di antara korban.

Federasi Golf Italia memberikan penghormatan kepada “atlet muda yang membawa serta gairah dan nilai-nilai autentik.”