Angkatan Udara Ukraina mengaku kekurangan rudal pencegat, sehingga dari 23 rudal balistik yang ditembakkan Rusia ke Kyiv pada Minggu malam, tidak ada satu pun yang berhasil dijatuhkan.
Di lokasi ledakan di ibu kota Ukraina, yang meninggalkan lubang besar di sebuah gedung apartemen, seorang penyintas mengatakan kepada wartawan BBC, Sarah Rainsford, bahwa dirinya sangat ketakutan.
Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky, memperingatkan bahwa Moskow akan terus menyerang gedung-gedung tempat tinggal selama rudal Patriot pertahanan masih “tersimpan di gudang senjata sekutu kami”.
Setidaknya 13 orang tewas akibat serangan besar-besaran Rusia kedua dalam sepekan ke Kyiv, kata para pejabat. Enam orang lainnya tewas di wilayah sekitar Kyiv yang lebih luas.