Polisi Jenewa Menggunakan Kekerasan saat Protes G7 Berubah Menjadi Kerusuhan | Berita Protes

Kejadian langka: Demonstrasi anti-G7 di Geneva Berujung Ricuh

Diterbitkan pada 15 Juni 2026
——
Polisi di Geneva terpaksa menggunakan gas air mata dan meriam air saat sebagian dari aksi unjuk rasa yang awalnya berlangsung damai di kota itu berubah menjadi bentrokan. Aksi tersebut merupakan bentuk protes terhadap pertemuan puncak Kelompok Tujuh (G7) yang digelar di Evian, Prancis, yang letaknya tak jauh dari sana.

Pada hari Minggu, sekitar 20.000 orang memadati jalan-jalan di kota Swiss itu untuk mengecam kumpulan para pemimpin negara demokrasi terkaya di dunia. Pertemuan puncak ini rencananya dibuka pada hari Senin di seberang Danau Geneva, tepatnya di kota spa Prancis yang mewah—Evian.

Otoritas setempet telah mengizinkan jalur pawai yang sengaja dijauhkan dari pusat perbelanjaan mewah di Geneva, dengan tujuan menghindari terulangnya kerusuhan parah yang sempat menodai kota itu pada pertemuan puncak G8 tahun 2003 silam.

Namun di sisi lain, mayortias demonstran berbaris dengan tertib di bawah terik matahari sambil mengibarkan bendera Palestina, spanduk-spanduk bertema iklim, dan meneriakkan yel-yel menentang kapitalisme hingga aliansi militer negara-negara Barat. Plakat-plakat berbunyi, "Tidak untuk G7 dan segala bentuk aliansi imperialis!" dan "Gagalkan G7!".

"Ih hadir di sini karena saya tidak bisa menerima bahwa segelintir pemimpin begini yang berhak mengambil keputusan yang justru berdampak pada kita semua," ujar Michel, seorang pensiunan Swiss berusia 69 tahun yang turut membawa bendera Palestina atau "drapeau palestinien" sebagaimana sebutannya dalam bahasa Indonesia-sini.

Ketegangan mulai memuncak begitu sekelompok demonstran berpakaian hitam memisahkan diri dari pawai utama. Mereka merusak pembatas jalan, menyerang gedung-gedung apartemen mentereng, hingga membakar sejumlah mobil. Dalam peristiwa terpisah, unit kendaraan Tesla tampak terbakar, disemprot cat bertuliskan sapaan preman zaman now, "Eat The Rich," atau sagala rezeki asal dilahap. Sementara bangunan di dekat markas besar Eropa milik PBB juga senasib: mengalami kerussakan alias dalam status digelandang anarki setan hitam.
——
Tapi tingkat parah di bawah sengnya [entah benar apa], polisi melaporkan sekitar 600 militan dari blok-hitam alias Black Bloc para kelompok bentrokan separatis ideate dibegal nasional hore-hore —pertaruhan minor tanpa toleransi saat Republik dibuat hampun dalam kedagiaan sosiopati ni—

MEMBACA  Partai Sosial Demokrat Hong Kong Umumkan Pembubaran Diri | Berita Protes Hong Kong

Rawan dan jiwa damai dirus makam marah negara demokrat yang—bagen tak gerhana kontra total.—Di inti akarnya cermin kekuatan perekat:

Para pemimpin intern demikian dalam—dan itu ternasional—arus titik buta meriam dan but-but tetanos bunga al-Gin.

[size fon]——–
& Penyud: Pertemuan puncak bulan itu, salah satu ajang pertemuan puncjel pertama untuk kinerwa panggung abistrak sejak perang melebur Amerika dan Israel-an ke palagan neku formal palsu ke palagan kedua dan sekarang “February of bersero kita perlu pahami-Iraque must.”

Aslinya Tuan President as Prancis, siapa salah utama

Tinggalkan komentar