Polisi Inggris Tangkap Pria Usai Empat Tewas dalam Upaya Penyeberangan Selat Inggris

Badan Kejahatan Nasional (NCA) menyatakan seorang pria Sudan ditahan atas dugaan ‘membahayakan nyawa orang lain selama perjalanan laut menuju Inggris Raya’.

Diterbitkan Pada 10 Apr 2026

Kepolisian Inggris telah menahan seorang pria Sudan atas tuduhan “membahayakan” orang lain setelah empat orang meninggal saat berupaya menyeberangi Selat Inggris dari Prancis.

NCA menyatakan pada Jumat bahwa pria berusia 27 tahun, yang namanya belum diungkap, ditahan di pusat pemrosesan migran di Manston, Inggris bagian selatan.

Artikel Rekomendasi

Merujuk pada pernyataan NCA, tersangka ditangkap atas dugaan “membahayakan orang lain selama perjalanan laut ke Inggris” berdasarkan Undang-Undang Keamanan Perbatasan, Suaka, dan Imigrasi.

Penangkapan ini terjadi sehari setelah dua pria dan dua wanita terseret arus usai mencoba naik ke perahu kecil bersama puluhan orang lain di lepas pantai Saint-Etienne-au-Mont, dekat Calais di Prancis utara, pada Kamis.

Yang disebut *water-taxi* merupakan perahu karet yang berlayar di sepanjang pesisir untuk menjemput migran dan pengungsi yang menghampiri di air dangkal untuk naik, sebuah metode untuk menghindari upaya pasukan keamanan mencegah peluncuran perahu.

Minggu lalu, dua pria, satu warga Sudan dan lainnya warga Afghanistan, tewas dalam upaya penyeberangan serupa, yang menjadi laporan pertama kematian di Selat tahun ini.

NCA menyebut tersangka sedang ditahan dan diwawancarai oleh penyidik yang juga mengumpulkan keterangan dari para pelaku perjalanan, yang berjumlah 74 orang, dengan 38 di antaranya telah dikembalikan ke Prancis.

Pernyataan itu menambahkan bahwa investigasi terkait keadaan kematian keempat korban dan peluncuran perahu masih berlangsung, yang dipimpin oleh penuntut umum Prancis.

Wakil Direktur NCA Craig Turner menegaskan lembaganya akan bekerja sama dengan “rekanan di dalam maupun luar negeri” untuk melakukan “segala upaya mengidentifikasi dan mengadili pihak-pihak yang bertanggung jawab atas empat tragedi kematian ini”.

MEMBACA  Dalang Doping Elit Terluput Saat Sistem Anti-Doping 'Mandek', Demikian AIU | Berita Atletik

Menteri Migrasi dan Kewarganegaraan, Mike Tapp, menyatakan tim penegak hukum akan terus mencegah “perjalanan berbahaya ini dan membawa para pelakunya ke pengadilan”, seraya menekankan bahwa setiap kematian di Selat merupakan “tragedi”.

“Melalui Undang-Undang Keamanan Perbatasan kami, petugas kini memiliki kewenangan lebih kuat untuk bertindak lebih dini, mengganggu, mencegat, dan menggagalkan operasi sindikat penyelundupan kriminal yang membawa migran ilegal ke pesisir kami,” ujarnya.

Tinggalkan komentar