Kiper asal Tanjung Verde, Vozinha, baru saja mendapat kehormatan lain. Setelah penampilannya di Piala Dunia yang mendapat pujian global, namanya sekarang diabadikan untuk spesies siput laut yang baru ditemukan.
Moluska kecil berwarna merah itu ditemukan oleh ahli biologi Jesus Ortea di Karibia. Ortea memutuskan untuk menamainya sesuai dengan bintang berusia 40 tahun yang memperkuat negara kecil itu di ajang Piala Dunia ternama.
Siput ini sekarang punya nama Aldisa vozinha.
Tanjung Verde adalah negara terkecil kedua yang pernah lolos ke putaran final Piala Dunia. Setelah melewati babak grup, mereka mampu membuat juara bertahan Argentina kewalahan sebelum akhirnya tersingkir melalui perpanjangan waktu dengan skor 3-2 di babak 32 besar.
Sebelumnya, kegemilangan Vozinha membawa Tanjung Verde meraih poin pertama mereka di Piala Dunia. Poin tersebut didapat karena mereka mampu menahan imbang juara Eropa Spanyol.
Dalam laporan penemuannya, Ortea mengatakan bahwa ia ingin mengingat peran penting Vozinha. Ia juga menyebut kejadian ini melawan tim yang dijuluki La Roja.
Ortea menambahkan bahwa warna spesies baru yang merah adalah pengingat akan pencapaian sang kiper.
Penampilan gemilang Vozinha di laga itu langsung membuatnya populer dalam semalam. Pengikut Instagram-nya melonjak dari 50.000 jadi setinggi 17,4 juta.
Ortea, profesor emeritus di University of Oviedo, mendapat Medali Jasa dari negara Tanjung Verde di 2023 berkat kerja karyanya di perairan sekitar sana.
Seperti yang satu memang bukan pertama kali Ortea menggabungkan hasratnya. Pria berusia 75 tahun yang suka sepak bola sudah pernah menamai spesies baru di Kosta Rika menggunakan nama Keylor Navas, eks kiper Real Madrid, PSG, dan Nottingham Forest.
Ia juga pernah menamai moluska berwarna yang sama seperti klub Spanyol Sporting Gijon dengan nama eks striker klub itu, Quini.