Peru Akan Bahas Pencopotan Presiden Jose Jeri Empat Bulan Setelah Dilantik

Debat ini muncul ketika Jeri, yang tidak mencalonkan diri untuk pemilihan kembali, menghadapi tuduhan penyuapan dan jual-beli pengaruh.

Dengarkan artikel ini | 3 menit

Diterbitkan Pada 14 Feb 2026

Ketua Kongres Peru, Fernando Rospigliosi, telah mengumumkan sidang paripurna khusus untuk mempertimbangkan pemberhentian presiden sayap kanan negara itu, Jose Jeri.

Sidang akan berlangsung pada pagi hari 17 Februari, menurut pernyataan yang diposting Kongres Peru di media sosial.

Rekomendasi Cerita Lainnya

Debat ini terjadi seiring masa jabatan singkat Jeri yang semakin terperosok dalam skandal, hanya empat bulan setelah ia menjabat sebagai presiden interim.

Pada Oktober lalu, Jeri — yang saat itu merupakan pemimpin Kongres — mengambil alih kursi kepresidenan menyusul pemakzulan pendahulunya, Dina Boluarte, dengan alasan “ketidakmampuan moral permanen”.

Boluarte sendiri naik menjadi presiden setelah pendahulunya, Pedro Castillo, dimakzulkan karena upaya kudeta mandiri.

Debat minggu depan mengenai masa depan Jeri merupakan babak terbaru dalam ketidakstabilan berkelanjutan yang dihadapi pemerintah Peru. Negara ini telah mengalami pergantian delapan presiden dalam dekade terakhir, dengan beberapa di antaranya dimakzulkan atau mengundurkan diri sebelum masa jabatan berakhir.

Dalam bulan-bulan terakhir, Jeri semakin tersangkut skandal, termasuk satu yang secara kolokial dikenal sebagai “chifagate”, dinamai dari masakan fusion Peru-Tiongkok yang disebut “chifa”.

Skandal itu bermula ketika media lokal memperoleh rekaman video Jeri tiba di sebuah restoran pada larut malam untuk bertemu dengan pengusaha Tiongkok, Zhihua Yang, yang sebelumnya mendapat persetujuan pemerintah untuk membangun pembangkit listrik tenaga air.

Pertemuan mereka tidak tercantum dalam agenda resmi kepresidenan, sebagaimana diwajibkan oleh hukum Peru. Para pengkritik mempertanyakan apakah pakaian yang dikenakan Jeri — yang memiliki tudung kepala lebar hingga hampir membuatnya tak dikenali — dimaksudkan sebagai penyamaran.

MEMBACA  Amerika Serikat Dapat Minta Riwayat Media Sosial Lima Tahun dari Turis Sebelum Masuk

Rekaman tambahan menempatkan Jeri di salah satu bisnis Yang lainnya beberapa hari kemudian. Jeri juga diduga bertemu dengan pengusaha Tiongkok kedua, Jiwu Xiaodong, yang dilaporkan sedang dalam tahanan rumah akibat aktivitas ilegal.

Jeri membantah sebagian pertemuan di luar catatan resmi tersebut sebagai perencanaan untuk acara persahabatan Tiongkok-Peru yang akan datang. Pertemuan lainnya, katanya, hanyalah perjalanan belanja untuk membeli manisan dan makanan lain. Ia menyangkal melakukan kesalahan tetapi mengakui bahwa mengadakan pertemuan-pertemuan itu merupakan sebuah “kekeliruan”.

“Saya tidak berbohong kepada negara. Saya tidak melakukan hal yang ilegal,” kata Jeri kepada outlet berita Canal N.

Akan tetapi, para pengkritik menuduh Jeri memanfaatkan posisinya untuk jual-beli pengaruh dalam interaksi yang tidak terdaftar itu.

Tuduhan serupa muncul awal bulan ini ketika media Peru menyoroti perekrutan tidak reguler beberapa wanita dalam pemerintahan Jeri dan kontrak-kontrak yang ia berikan sebagai kemungkinan bukti penyuapan.

Debat mengenai pemberhentian Jeri terjadi sementara Peru melesat menuju pemilihan umum pada 12 April, dengan kursi kepresidenan terbuka lebar. Jeri tidak akan maju untuk mempertahankan posisinya.

Tinggalkan komentar