Sebuah kota di Italia utara telah memulai perayaan karnaval dengan Pertempuran Jeruk tahunannya, di mana masyarakat saling melempar buah-buahan tersebut untuk bersenang-senang.
Karnaval bersejarah di Ivrea, sebuah kota kuno abad pertengahan dekat Turin, merayakan legenda Violetta, putri seorang tukang giling yang membebaskan warga dari cengkeraman tirani yang melaparkan kota.
Pertempuran penuh warna ini memperingati pemberontakan tersebut dan dimainkan antara sembilan tim pejalan kaki, yang mewakili rakyat yang memberontak, sementara para pelempar jeruk di atas kereta kuda melambangkan pasukan feodal.
Jeruk-jeruk yang digunakan selama perayaan ini tidak layak jual, ungkap seorang penyelenggara, seraya menambahkan bahwa buah-buah tersebut dikumpulkan dan dijadikan pupuk setelah acara berakhir.