Perkembangan Utama dari Hari ke-1.448 Perang Rusia di Ukraina
Dengarkan artikel ini | 4 menit
Dipublikasikan pada 11 Feb 2026
Bagikan perkembangan ini di media sosial.
Berikut situasi pada Rabu, 11 Februari:
Pertempuran
Serangan Rusia menewaskan empat orang, termasuk tiga anak kecil, di kota Bohodukhiv, Ukraina, di sebelah barat Kharkiv. Demikian disampaikan Gubernur Regional Oleh Syniehubov melalui aplikasi pesan Telegram pada Rabu dini hari.
"Dua bocah laki-laki berusia satu tahun dan seorang gadis kecil berusia dua tahun tewas sebagai akibat serangan musuh," kata Syniehubov, bersama seorang pria berusia 34 tahun. Seorang wanita berusia 74 tahun juga terluka, tambahnya.
Serangan Rusia terhadap infrastruktur energi membuat komunitas Lozova di wilayah Kharkiv kehilangan pasokan listrik, kata pejabat lokal Serhii Zelenskyy. Syniehubov kemudian menyatakan keadaan darurat energi, menyebut "serangan musuh yang konstan" di seluruh wilayah.
Serangan rudal Rusia menewaskan seorang ibu dan putrinya yang berusia 11 tahun, serta melukai 16 orang, menurut Kantor Kejaksaan Regional Donetsk dalam sebuah postingan di Facebook.
Lima orang tewas dalam serangan Ukraina di Vasylivka, di wilayah Zaporizhia yang diduduki Rusia, kata pejabat lokal yang ditunjuk Moskow, Natalya Romanichenko, kepada kantor berita negara Rusia, TASS.
Seorang pendeta tewas dalam serangan Ukraina terhadap prosesi pemakaman di Skelki, juga di Zaporizhia yang diduduki Rusia, menurut TASS, mengutip pejabat Rusia yang secara luas mengutuk serangan itu.
Serangan Ukraina menyebabkan pemadaman listrik di wilayah Zaporizhia yang diduduki Rusia dan gangguan pemanas di Enerhodar, juga menurut pejabat yang ditunjuk Rusia, seperti dilaporkan TASS.
Salah satu dari dua saluran listrik eksternal yang memasok pembangkit listrik tenaga nuklir Zaporizhzhia, yang diduduki Rusia, telah terputus akibat serangan Ukraina, demikian pernyataan manajemen pembangkit yang ditunjuk Rusia pada Selasa.
Seorang pria tewas dalam serangan drone Ukraina terhadap sebuah van di distrik Shebekinsky, wilayah Belgorod Rusia, kata Gubernur Vyacheslav Gladkov.
Sistem pertahanan udara Rusia menembak jatuh tiga bom panduan udara dan 72 drone Ukraina dalam satu hari, lapor TASS.
Bantuan Militer
Duta Besar AS untuk NATO, Matthew Whitaker, mengatakan dalam takarir daring bahwa 21 sekutu NATO dan dua mitra telah berjanji untuk membeli senjata AS senilai lebih dari $4,5 miliar melalui inisiatif Prioritised Ukraine Requirements List (PURL). Whitaker mengatakan dia mengharapkan lebih banyak pengumuman janji pembelian senjata untuk Kyiv ketika menteri pertahanan bertemu di Brussels pada Kamis.
Pasukan Ukraina menerima injeksi tambahan sebesar 4,5 miliar hryvnia Ukraina ($104,5 juta) untuk memesan drone dan sistem perang elektronik selama sebulan terakhir, menurut pernyataan Kementerian Pertahanan Ukraina.
Politik dan Diplomasi
Presiden Afrika Selatan Cyril Ramaphosa menyatakan dukungan negaranya bagi upaya mengakhiri perang Rusia di Ukraina dalam panggilan telepon dengan Presiden Rusia Vladimir Putin pada Selasa, menurut kantor presiden. Kremlin juga mengkonfirmasi bahwa kedua pemimpin membahas perang tersebut.
Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov mengatakan kepada wartawan bahwa Prancis secara resmi belum menjalin kembali hubungan dengan Rusia, tetapi Moskow telah "mencatat pernyataan Tuan Macron tentang perlunya memulihkan hubungan dengan Rusia," merujuk pada Presiden Prancis Emmanuel Macron. "Kami terkesan dengan pernyataan seperti itu," tambah Peskov.
Badan pengawas komunikasi Moskow, Roskomnadzor, mengatakan akan membatasi platform Telegram lebih lanjut di Rusia, dengan alasan aplikasi pesan tersebut tidak "mematuhi" hukum Rusia, bahwa "data pribadi tidak dilindungi", dan bahwa aplikasi itu "tidak memiliki langkah-langkah efektif untuk menangkal penipuan dan penggunaan aplikasi pesan untuk tujuan kriminal dan teroris".
Pendiri Telegram kelahiran Rusia, Pavel Durov, membela aplikasi yang digunakan secara luas di Ukraina dan Rusia ini, dengan mengatakan Telegram akan tetap berkomitmen untuk melindungi kebebasan berbicara dan privasi pengguna, "tanpa memandang tekanan".
Sanksi
Manajemen kilang PCK Schwedt di Jerman, yang dikendalikan oleh perusahaan energi Rusia Rosneft, mengajukan "permohonan mendesak" kepada Menteri Urusan Ekonomi dan Energi Jerman Katherina Reiche. Mereka menyatakan ancaman sanksi AS dapat membahayakan pasokan bahan bakar ke Berlin dan wilayah tersebut. Berlin sebelumnya telah mengamankan pengecualian sanksi untuk kilang itu, tetapi itu akan berakhir pada 29 April.