Inilah perkembangan kunci dari hari ke-1.446 perang Rusia terhadap Ukraina.
Dengarkan artikel ini | 3 menit
info
Diterbitkan Pada 9 Feb 2026
Klik untuk bagikan di media sosial
share2
Berikut situasi terkini pada Senin, 9 Februari:
**Pertempuran**
Setidaknya satu orang tewas setelah pasukan Rusia melancarkan serangan udara “besar-besaran” terhadap kota pelabuhan Ukraina, Odesa, menurut para pejabat.
Pasukan Rusia juga menyerang fasilitas perusahaan minyak dan gas utama Ukraina, Naftogaz, di wilayah Poltava bagian timur tadi malam, dan menyebabkan kerusakan. Perusahaan tersebut dalam sebuah pernyataan menyebutkan ini merupakan serangan ke-19 yang dilancarkan Moskow terhadap fasilitas itu, tanpa merinci tingkat kerusakannya.
Pasukan Rusia mengklaim telah merebut permukiman Hlushkivka di wilayah Kharkiv timur Ukraina dan Sydorivka di wilayah Sumy, menurut media negara Rusia.
Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy menyatakan bahwa infrastruktur energi Rusia adalah “target yang sah” untuk serangan Ukraina, karena sektor energi Rusia merupakan sumber dana untuk produksi senjata.
Zelenskyy juga mengatakan bahwa dalam sepekan terakhir, Rusia telah meluncurkan lebih dari 2.000 drone serang, 1.200 bom udara berpandu, dan 116 misil berbagai jenis terhadap kota dan desa di Ukraina.
**Pembicaraan Gencatan Senjata**
Menteri Luar Negeri Ukraina Andrii Sybiha menyatakan bahwa pemimpin Ukraina dan Rusia perlu bertemu secara langsung untuk membahas isu-isu tersulit yang tersisa dalam perundingan damai, dan bahwa hanya Presiden AS Donald Trump yang memiliki wewenang untuk mewujudkan kesepakatan guna mengakhiri perang yang telah berlangsung empat tahun ini.
Sybiha mengatakan bahwa dari rencana damai 20 poin, yang menjadi dasar negosiasi trilateral baru-baru ini, hanya tersisa “beberapa” poin, namun poin-poin yang “paling sensitif dan paling sulit” harus diselesaikan di tingkat pemimpin.
Sybiha menambahkan bahwa jika kesepakatan gencatan senjata tercapai, AS telah menyampaikan kepada Ukraina kesiapannya untuk meratifikasi jaminan keamanan di Kongres, dan akan menyediakan “penyangga” keamanan untuk mendukung perjanjian damai tersebut, meskipun tidak akan ada pasukan AS yang diterjunkan di lapangan di Ukraina.
Sybiha juga mengatakan bahwa negara-negara lain di luar Prancis dan Inggris Raya telah mengonfirmasi kesiapan mereka untuk mengirim pasukan ke Ukraina sebagai kekuatan pencegah jika suatu kesepakatan tercapai.
**Politik**
Seorang warga negara Rusia kelahiran Ukraina telah diekstradisi ke Moskow dari Dubai atas tuduhan melukai parah salah satu perwira intelijen militer paling senior Rusia dalam sebuah serangan tembak, menurut pejabat keamanan dan penyelidik Rusia. Letnan Jenderal Vladimir Alexeyev selamat dari serangan itu.
Presiden Rusia Vladimir Putin berbicara melalui telepon dengan rekannya dari Uni Emirat Arab, Mohamed bin Zayed Al Nahyan, dan berterima kasih atas bantuannya dalam penahanan pria yang diduga menembak Alexeyev, menurut seorang juru bicara Kremlin.
Zelenskyy mengumumkan di X bahwa ia memberlakukan sanksi terhadap beberapa produsen asing komponen untuk drone dan misil Rusia yang digunakan melawan Ukraina. Ia menyatakan Moskow terus memperoleh komponen drone dari luar negeri dengan menghindari sanksi.
**Energi**
Penyuling minyak India, termasuk Indian Oil dan Bharat Petroleum, menghindari pembelian minyak Rusia untuk pengiriman April dan diperkirakan akan menjauhi perdagangan serupa untuk jangka lebih lama, sebuah langkah yang dapat membantu New Delhi menyepakati pakta perdagangan dengan Washington, melaporkan kantor berita Reuters, mengutip sumber-sumber penyulingan dan perdagangan.
Peserta kursus taktis dan medis yang dijalankan militer Ukraina mendemonstrasikan keterampilan mereka dalam ujian akhir untuk warga sipil pada Minggu, di Kyiv, sebagai persiapan untuk perlawanan nasional [Sergei Grits/AP]