Perang Rusia-Ukraina: Daftar Peristiwa Penting, Hari ke-1.397

Berikut perkembangan kunci dari hari ke-1.397 perang Rusia terhadap Ukraina.

Diterbitkan Pada 22 Des 2025

Klik untuk membagikan di media sosial

Berikut situasi pada Senin, 22 Desember:

Pertempuran

Serangan Rusia di wilayah Kharkiv, Ukraina, menewaskan seorang pria berusia 49 tahun dan seorang wanita berusia 42 tahun, menurut Gubernur Oleh Syniehubov. Pembunuhan tersebut terjadi di desa Izyum.

Serangan Rusia juga menewaskan satu orang di wilayah Donetsk dan satu orang di wilayah Zaporizhia di tenggara, menurut laporan pejabat setempat.

Pasukan Rusia telah menembaki wilayah Zaporizhia hampir 5.000 kali dalam sepekan terakhir, melukai 60 orang dan merusak ratusan bangunan, menurut Gubernur Ivan Fedorov.

Secara keseluruhan, pasukan Rusia telah meluncurkan sekitar 1.300 drone, hampir 1.200 bom udara berpandu, dan sembilan rudal ke Ukraina dalam sepekan terakhir, menurut Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy.

Ombudsman Ukraina, Dmytro Lubinets, menuduh pasukan Rusia telah “secara ilegal” menahan sekitar 50 penduduk desa Hrabovske di wilayah Sumy dan “mendeportasi secara paksa” mereka ke wilayah Rusia.

The Kyiv Independent, mengutip otoritas Ukraina, melaporkan bahwa reruntuhan dari serangan drone Ukraina di Rusia merusak sebuah pipa di wilayah Krasnodar Krai.

Kementerian Pertahanan Rusia menyatakan pasukannya menembak jatuh 29 drone Ukraina dalam periode 24 jam terakhir.

Layanan Keamanan Federal Rusia (FSB) mengklaim bahwa pasukan Rusia menembak jatuh 252 drone di wilayah Donbas yang diduduki Rusia, menggunakan “sistem perang elektronik Kubah Donbas” dalam sepekan terakhir, dilaporkan oleh kantor berita TASS.

Politik dan Diplomasi

Utusan AS Steve Witkoff dan Jared Kushner bertemu dengan delegasi Ukraina yang dipimpin pejabat senior Rustem Umerov serta pejabat Eropa, seiring AS melanjutkan hosting perundingan di Miami, Florida, mengenai calon perjanjian damai untuk perang Rusia di Ukraina untuk hari ketiga pada Minggu.

MEMBACA  Petunjuk dan jawaban untuk Tantangan Hari Ini tanggal 18 April 2025

Witkoff dalam sebuah postingan di X pada Minggu malam menyatakan bahwa pembicaraan dengan pihak Ukraina dan Eropa berlangsung “produktif dan konstruktif” serta berfokus pada “pendekatan strategis bersama antara Ukraina, Amerika Serikat, dan Eropa”.

Dalam postingan kedua sekitar dua jam kemudian, Witkoff menyatakan bahwa AS juga telah mengadakan “pertemuan produktif dan konstruktif” dengan utusan Rusia Kirill Dmitriev dalam dua hari terakhir.

“Rusia tetap berkomitmen penuh untuk mencapai perdamaian di Ukraina dan sangat menghargai upaya serta dukungan Amerika Serikat untuk menyelesaikan konflik Ukraina dan memulihkan keamanan global,” kata Witkoff.

Sebelumnya, penasihat kebijakan luar negeri utama Presiden Rusia Vladimir Putin, Yury Ushakov, menyatakan bahwa perubahan yang dibuat negara-negara Eropa dan Ukraina terhadap proposal AS untuk mengakhiri perang Rusia tidak meningkatkan prospek perdamaian.

“Saya yakin proposal yang telah atau coba dibuat oleh pihak Eropa dan Ukraina jelas tidak memperbaiki dokumen dan tidak meningkatkan kemungkinan tercapainya perdamaian jangka panjang,” ujar Ushakov seperti dikutip kantor berita Rusia.

Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov menyatakan presiden Rusia siap berbicara dengan rekannya dari Prancis, Emmanuel Macron, setelah yang terakhir menyatakan Eropa harus menjangkau Moskow untuk mengakhiri perang.

Kantor Macron menyambut pernyataan Rusia tersebut dengan berkata: “Kami menyambut baik bahwa Kremlin secara publik menyetujui pendekatan ini. Kami akan memutuskan dalam beberapa hari ke depan cara terbaik untuk melanjutkan.”

Kementerian Luar Negeri India menyatakan bahwa “202 warga negara India dipercaya telah direkrut ke dalam angkatan bersenjata Rusia” selama perang Rusia di Ukraina. Mereka menyebut otoritas Rusia melaporkan 26 orang tewas dan tujuh lainnya hilang.

Dinas bea cukai Swedia pada Minggu menyatakan bahwa otoritas Swedia telah menaiki kapal barang Rusia yang berlabuh di perairan Swedia pada Jumat setelah mengalami masalah mesin, untuk memeriksa muatannya. Pemilik kapal tersebut, Adler, masuk dalam daftar sanksi Uni Eropa, kata juru bicara otoritas bea cukai, Martin Hoglund.

MEMBACA  Video Tunjukkan Demolition di Indonesia, Bukan 'Tentara Thailand Merobohkan Rumah Warga Kamboja'

“Tak lama setelah pukul 01.00 tadi malam [00.00 GMT] kami menaiki kapal dengan dukungan Penjaga Pantai Swedia dan kepolisian untuk melakukan pemeriksaan pabean,” ujar Hoglund. “Pemeriksaan masih berlangsung.”