PENJELASAN
Ketegangan Berlanjut Usai Ancaman Trump di Truth Social agar Iran Membuka Kembali Selat Hormuz
Diterbitkan Pada 6 Apr 2026
Ketegangan terus meningkat menyongsong batas waktu yang diberikan Presiden Amerika Serikat Donald Trump hingga Selasa bagi Iran untuk membuka Selat Hormuz atau menghadapi serangan udara terhadap pembangkit listrik dan jembatan-jembatannya.
Teheran telah mengancam akan membalas, sementara negara-negara Teluk dan Israel melaporkan penangkapan drone pada hari Senin.
Israel melanjutkan invasi ke Lebanon selatan, di mana mereka telah menduduki dan menghancurkan sejumlah desa.
Berikut perkembangan terbaru yang kami ketahui:
Di Iran
Serangan AS-Israel dekat Universitas Teknologi Sharif di Teheran merusak sebuah stasiun bahan bakar, menyebabkan kelangkaan bensin di kawasan tersebut, menurut media Iran. Serangan itu juga merusak masjid universitas, sebagaimana dilaporkan agensi berita Tasnim.
Agensi berita Fars melaporkan empat anak perempuan dan dua anak laki-laki di bawah usia 10 tahun tewas dalam serangan AS-Israel semalam di kawasan permukiman di Kabupaten Baharestan, Teheran. Sebelumnya, agensi tersebut melaporkan serangan itu menewaskan sedikitnya 13 orang.
Organisasi Energi Atom Iran mengutuk serangan AS-Israel terhadap fasilitas air beratnya sebagai "kejahatan terhadap sains dan kesehatan manusia". Pabrik produksi air berat Khondab Iran diserang pada 27 Maret, sehingga tidak dapat beroperasi.
Di Teluk
Otoritas Uni Emirat Arab melaporkan sistem pertahanan udara di Fujairah merespons ancaman misil dan drone dari Iran. Sebuah drone menargetkan gedung milik perusahaan telekomunikasi Du, menurut agensi berita pemerintah WAM. Seorang warga negara Ghana di Abu Dhabi mengalami "luka sedang" akibat pecahan peluru yang jatuh, menurut kantor media kota tersebut.
Penasihat kepresidenan UEA, Anwar Gargash, menyatakan bahwa penyelesaian perang apa pun harus menjamin akses melalui Selat Hormuz, serta memperingatkan bahwa kesepakatan yang gagal mengendalikan program nuklir Iran beserta misil dan dronenya akan membuka jalan bagi "Timur Tengah yang lebih berbahaya dan lebih tidak stabil".
Kementerian Pertahanan Arab Saudi menyatakan sistem pertahanan negara itu mencegat dua drone, tanpa memberikan rincian lebih lanjut.
Di AS
Dalam sebuah postingan di Truth Social pada hari Minggu, Trump mengancam akan menyerang infrastruktur sipil Iran, termasuk jembatan dan pembangkit listrik, jika Selat Hormuz tidak dibuka sepenuhnya. "Selasa akan menjadi Hari Pembangkit Listrik, dan Hari Jembatan, semua digabung menjadi satu, di Iran. Tidak akan ada yang menyamainya!!! Buka *** Selat itu, kalian orang-orang gila, atau kalian akan hidup di Neraka – TUNGGU SAJA! Puji bagi Allah," tulisnya, menggunakan kata-kata kotor.
Trump kemudian menetapkan batas waktu spesifik pada pukul 20.00 ET (00.00 GMT) hari Selasa, 7 April.
Di Israel
Media Israel melaporkan militer mencegat misil-misil Iran, dengan serangan itu memicu sirene peringatan di seluruh Israel selatan, termasuk di Beersheba. Tidak ada korban jiwa yang dilaporkan.
Di Israel utara, lebih dari 10 lokasi di Kota Haifa terkena serangan, menurut laporan media lokal.
Menurut outlet berita Ynet, seorang wanita berusia 34 tahun "luka berat" akibat misil penangkis di Petah Tikvah menyusul serangan Iran terbaru di Israel pusat.
Di Lebanon, Gaza, dan Tepi Barat
Lebanon: Drone Israel menargetkan Kfar Rumman di Lebanon selatan, menurut koresponden Al Jazeera.
Gaza: Menurut agensi berita Wafa, seorang Palestina tewas dan lainnya luka-luka dalam serangan Israel terhadap sekelompok warga sipil dekat Stadion Yarmouk di Kota Gaza pada Minggu malam.
Tepi Barat: Pasukan Israel menembaki seorang remaja Palestina hingga terluka, dan menahan tiga lainnya dalam serangan di seluruh Tepi Barat yang diduduki, menurut agensi berita Wafa.