Pengusaha Diadili Atas Pembunuhan Jurnalis Malta, Daphne Caruana Galizia

Seorang pengusaha asal Malta kini menghadapi persidangan di negaranya terkait pembunuhan jurnalis investigatif ternama, Daphne Caruana Galizia, yang tewas dalam ledakan bom mobil pada tahun 2017. Peristiwa itu mengguncang seluruh negeri.

Terdakwa, Yorgen Fenech (44), dituduh terlibat dalam pembunuhan tersebut. Ia membantah semua dakwaan yang diajukan padanya.

Pada tahun 2022, dua bersaudara, George dan Alfred Degiorgio, telah dijatuhi hukuman 40 tahun penjara atas pembunuhan Caruana Galizia. Jurnalis itu dikenal sebagai kritikus keras pemerintah dan kerap mengungkap jaringan korupsi di Malta maupun luar negeri.

Dua pria lainnya, Robert Agius dan Jamie Vella, dijatuhi hukuman seumur hidup pada tahun 2025 karena memasok bom dalam kasus ini. Sementara itu, teman mereka yang juga terpidana, Vincent Muscat, mendapatkan pengampunan sebagai imbalan atas kesaksiannya.

MEMBACA  24 Jam | Gaza | Al Jazeera

Tinggalkan komentar