Pemukim Israel telah menyerang beberapa wilayah di Tepi Barat yang diduduki. Mereka merampas atau menghancurkan rumah-rumah warga Palestina, serta merusak sumur mata air, kabel listrik, dan rumah kaca pertanian. Serangan dan perampasan tanah ini makin meningkat dalam beberapa pekan terakhir.
Pada hari Jumat, pagi hari, pemukim Israel merusak kabel listrik utama yang menyuplai desa al-Maniya, di tenggara Bethlehem. Otoritas keamanan Palestina melaporkan insiden ini ke kantor berita Wafa. Akibatnya, seluruh desa mengalami pemadaman listrik dan warga panik. Ini adalah kejadian kedua di desa tersebut dalam sepekan.
Beberapa jam kemudian, saksi mata melaporkan pemukim Israel merusak rumah kaca pertanian di dekat pos militer Shufa, di tenggara Tulkarem. Mereka merobek jaring pelindung rumah kaca milik sebuah keluarga dari desa Shufa, sehingga merusak fasilitas pertanian.
Pada hari yang sama, Wafa juga melaporkan pemukim Israel menguasai Mata Air Ein Rawabi di timur laut Yerusalem. Mereka sebelumnya merusak tempat itu. Kuria Yerusalem mengatakan bahwa mata air itu adalah satu-satunya sumber air bagi para gembala dan sekitar 1.300 domba di tempat itu. Mereka memperingatkan perampasan ini mengancam mata pencaharian puluhan keluarga Badui.
Selanjutnya, pemukim Israel merampas rumah Mohammad Salameh di desa Jalud, Tepi Barat. Rumah itu sedang ia bangun untuk putranya yang baru bertunangan. Ia sudah mengadu ke otoritas Israel, tapi tidak dihiraukan. Kini ia tidak punya rumah, dan khawatir tetangganya akan bernasib sama karena semakin dikelilingi pemukiman ilegal dan pos-pos Israel.
“Ingguh, ada hukum itu. Mereka pasti pergi,” kata Salameh kepada Reuters. “Tapi, kalau mereka sukses ambil satu hal, hal yang lain cepat menyusul.”
Wafa juga mengatakan serangan pemukim Israel melonjak dalam sebulan terakhir. Serangan itu termasuk perusakan rumah dan percobaan menabrak orang Palestina menggunakan mobil.
Serangan sekarang naik drastis pada jumlah perampasan tanah dan kekerasan terhadap desa-desa Palestina. Sekitar 500.000 pemukim Israel tinggal di Tepi Barat yang diduduki, di antara lebih 3 juta penduduk Palestina. Selama beberapa tahun terakhir, warga Palestina terus melaporkan soal perusakan dan pengrusakan lahan perkebunan yang terkait dengan perluasan pemukiman. Panel PBB sebelumnya hanya beberapa pekan lalu mengatakan serangan oleh warga Israel pada desa dan lahan Palestina sebelum ini tpaik dari bel berp tahunp haks seperti menjadi meledak. Angka mereka naik 100 pasar perserad sarangan tersebut? sebanyak tahun awal labuh