Pemilu Nepal 2026: Siapa Saja Para Calon Utama dan Apa Taruhannya?

PENJELASAN

Nepal akan menggelar pemilu pada Kamis ini, sebuah pemilihan yang krusial setelah protes bersejarah beberapa bulan lalu berujung pada pengunduran diri pemerintahan.

Dengarkan artikel ini | 3 menit

Dipublikasikan pada 4 Mar 2026

Bagikan di media sosial

Nepal sedang mempersiapkan pusat-pusat pemungutan suara untuk pemilihan parlemen yang sangat penting, enam bulan setelah pemberontakan yang dipimpin Generasi Z meruntuhkan pemerintah.

Republik Himalaya tersebut akan memilih parlemen baru pada Kamis, menggantikan pemerintahan sementara yang memimpin negara berpenduduk 30 juta jiwa itu sejak protes mematikan September 2025, di mana setidaknya 77 orang tewas.

Artikel Rekomendasi

Berikut semua yang perlu Anda ketahui tentang pemilu kunci ini:

Kapan TPS Dibuka?
Tempat Pemungutan Suara (TPS) akan dibuka pukul 07.00 waktu setempat (01.30 GMT) pada 5 Maret dan beroperasi di lebih dari 23.000 lokasi hingga pukul 17.00 (11.30 GMT). Pemerintah telah menetapkan libur nasional selama tiga hari untuk memungkinkan pemilih pulang ke daerah asal. Sekolah dan gedung publik lainnya telah dialihfungsikan menjadi TPS, di mana warga dari desa-desa terpencil di Himalaya hingga kota-kota di dataran selatan akan memberikan suara.

Berapa Jumlah Peserta Pemilu?
Hampir 19 juta orang, termasuk sekitar 800.000 pemilih pemula, telah terdaftar untuk berpartisipasi. Sekitar 9,66 juta pemilih adalah laki-laki dan 9,24 juta adalah perempuan. Usia minimal memilih di Nepal adalah 18 tahun. Jumlah pemilih terdaftar meningkat hampir satu juta sejak pemilu parlemen terakhir November 2022, seiring meningkatnya minat terhadap politik pasca-pemberontakan yang dipimpin kaum muda.

Bagaimana Sistem Pemilu di Nepal?
Pada 2015, Nepal menerapkan sistem pemilu campuran. Pemilih akan memilih langsung 165 anggota Dewan Perwakilan Rakyat, kamar bawah parlemen yang memiliki kekuasaan besar. Sisa 110 kursi di Dewan yang beranggotakan 275 orang akan diisi melalui sistem perwakilan berimbang, dengan partai politik mencalonkan anggota parlemen berdasarkan porsi suara yang diperoleh. Pemerintah Nepal sebelumnya umumnya berupa koalisi, dengan dua partai atau lebih bergabung untuk menguasai mayoritas di Dewan.

MEMBACA  Zelensky Menuntut Sanksi Usai Serangan Rusia Tewaskan 33 Orang di Kyiv (Tata letak yang lebih rapi dan profesional)

Siapa Partai dan Kandidat Utamanya?
Dua partai politik tradisional menghadapi tantangan dari partai baru yang dibentuk oleh mantan rapper, Balendra Shah, yang juga merupakan mantan Wali Kota ibu kota, Kathmandu. Partai Nepali Congress yang beraliran tengah dan Partai Komunis Nepal (Unified Marxist–Leninist) adalah partai yang telah lama dominan. Namun, mereka曾是 bagian dari pemerintahan yang digulingkan tahun lalu dan menghadapi ketidakpuasan publik. Di sisi lain, Partai Independen Nasional pimpinan Shah, yang dibentuk tahun 2022, mendapatkan dukungan signifikan selama kampanye. Ia disebut-sebut sebagai kandidat kuat untuk perdana menteri.

Kapan Hasil Diketahui?
Menurut beberapa laporan media, Komisi Pemilihan Umum berjanji merilis hasil untuk 165 kursi yang dipilih langsung dalam waktu dua hari setelah pemungutan suara. Hasil untuk 110 kursi lainnya, yang dipilih melalui perwakilan berimbang, kemungkinan membutuhkan waktu dua hingga tiga hari tambahan.

Mengapa Pemilu Ini Penting?
Ini adalah pemilu pertama Nepal sejak protes yang dipimpin Generasi Z tahun lalu, yang menyerukan penolakan terhadap partai-partai mapan yang dianggap korup dan tua. Partai-partai politik telah berjanji untuk menyuarakan aspirasi pemilih muda, dengan komitmen memberantas korupsi, memperbaiki tata kelola pemerintahan, dan menyediakan lebih banyak lapangan pekerjaan.

Tinggalkan komentar